Tag: Walhi NTT

Kasus DBD Meningkat Drastis, Walhi NTT Desak Pemerintah Perhatikan Tata Kelola Lingkungan

Floresa.co - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia cabang Nusa Tenggara Timur (Walhi NTT) menyatakan tata kelola lingkungan yang buruk menjadi pemicu terjadinya peningkatan drastis kasus...

Polemik Laiskodat dan Tokoh Adat di Sumba Timur Contoh Peliknya Konflik Agraria di NTT

“Dalam catatan Walhi NTT, jumlah konflik agraria terus meningkat setiap tahun. Peningkatan itu terutama konflik yang bersifat vertikal, antara pemerintah dan rakyat, maupun perusahan dan rakyat,” kata Umbu Wulang Tanaamah Paranggi, Direktur Eksekutif Walhi NTT

Rekomendasi Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup ke VIII WALHI NTT: Pembangunan Tidak Boleh Mengorbankan Satu Orang Sekalipun

Floresa.co – Wahana Lingkungan Hidup Nusa Tenggara Timur menilai, banyak kebijakan pemerintah di wilayah itu yang telah mengabaikan prinsip keselamatan rakyat, perlindungan lingkungan...

Setelah Ruang Hidup Komodo, Proyek Super Premium Jokowi juga Ancam 400 Hektar Hutan Penyangga Kota Labuan Bajo

Proyek BPO-LBF ini sejatinya makin memperparah persoalan agraria dan kerusakan lingkungan di Labuan Bajo dan sekitarnya. Bowosie, sebagai hutan penyangga utama kebutuhan air warga, beralih fungsi menjadi kawasan bisnis yang dengan jelas menyebabkan kerusakan lingkungan serta hanya menguntungkan pemodal.

Geothermal Flores dan Mitos Energi Terbarukan

Dalam konteks Pulau Flores, pemerintah harus lebih mendorong prinsip-prinsip pembangunan yang tidak berbasis pada skala besar dan rakus lahan serta menghentikan seluruh model pembangunan yang berdampak pada alih fungsi kawasan hutan.

WALHI NTT Desak Pemerintah Hentikan Seluruh Rencana Pembangunan di Hutan Bowosie – Labuan Bajo

WALHI NTT menilai pemerintah telah ikut menghancurkan ekosistem yang sangat esensial bagi Kota Labuan Bajo. Lebih mementingkan urusan pariwisata dengan menggadaikan keberlanjutan lingkungan hidup di Kota Labuan Bajo.

Minta Maaf, Laiskodat Akui Masih Ada Persoalan Terkait Perusahan Garam di Malaka

Saya salah dan minta maaf. Saya kira persoalan sosial di lapangan telah selesai.

Walhi NTT: Warga di Sumbat Barat yang Meninggal Ditembak Aparat

Floresa.co - Seorang warga di Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas dan beberapa lainnya luka-luka setelah ditembak oleh aparat pada Kamis,...

Aktivis: Ada Potensi Ijon Politik di Pilgub NTT

Jakarta, Floresa.co – Para aktivis lingkungan hidup mengingatkan bahaya praktek ijon politik dalam pemilihan gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Melky Nahar, Kepala Divisi Kampanye Jaringan...

Lawan PT Sasando, Warga di Kupang Duduki Lahan 225 Hektar

Floresa.co - Warga Suku Manbait di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menduduki kembali lahan mereka yang sebelumnya dikuasai investor PT Sasando. Lahan seluas 225...

Walhi Gelar Diskusi Terkait Persoalan Lingkungan di NTT

Floresa.co - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia cabang Nusa Tenggara Timur (Walhi NTT) akan memfasilitasi diskusi selama tiga hari untuk membahas persoalan lingkungan dan bersama-sama...

Walhi NTT: Pemkab Sikka Jangan Abai dengan Kelestarian Hutan

Floresa.co - Wahana Lingkungan Hidup cabang Nusa Tenggara Timur (Walhi NTT) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka untuk tidak mengabaikan tanggung jawab menjaga kelestarian alam. Desakan...

Di Kupang, Aktivis dan Mahasiswa Tanam Mangrove

Kupang, Floresa.co -  Aktivis Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) NTT bersama Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Fakultas Perikanan Universitas Muhammadyah Kupang menggelar bakti sosial pembersihan pantai...

Tetap Ngotot Serahkan Pede ke PT SIM, Walhi NTT Sebut Lebu Raya Arogan

Floresa.co – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) mengecam keras upaya Gubernur Frans Lebu Raya yang tetap memilih menyerahkan Pantai Pede...

- A word from our sponsors -

spot_img

Follow us

BerandaTOPIKWalhi NTT