Tag: Keuskupan Ruteng

“Pariwisata Holistik” Keuskupan Ruteng: Antara Kata dan Perbuatan

Keuskupan Ruteng sedang gencar mensosialisasikan konsep pariwisata holistik. Bagaimana sikap Keuskupan Ruteng terhadap sejumlah persoalan krusial yang dinilai berlawanan arah dengan prinsip pariwisata holistik itu?

Ruteng dan Kebusukan yang “Disingkirkan Seperti Najis”

Setiap kota, termasuk Kota Ruteng, tulis Frumens Arwan, selalu punya dua sisi: yang dipertontonkan dan yang disingkirkan seperti najis. Sisi yang kedua itu harus segera disadari, disembuhkan, dan dijamah, tidak terus-menerus disingkirkan.

Selain dengan Kementerian ESDM, Keuskupan Ruteng juga Teken MoU dengan Kemenpar dan Pemda Mabar Terkait Pembangunan Pariwisata

MoU dengan Kemenpar dan Pemda Mabar merupakan kedua yang diteken oleh Keuskupan Ruteng setelah sebelumnya dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral [ESDM] terkait dengan proyek Geothermal Wae Sano, Mabar.

Imam Berbau Domba

Kalau Anda belum gerah melihat mentalitas feodal dalam Gereja, sebaiknya mari merenungkan ulang tentang kesalehan Kristiani. Tentu, sambil tidak lupa berdoa untuk para imam yang peduli pada masyarakat kecil, imam yang sangat sederhana, yang ‘berbau domba’ menurut kata-kata Paus Fransiskus.

Surat Terbuka Warga Wae Sano: Rekomendasi Uskup Ruteng Gadaikan Masa Depan Kami

“Irama kehidupan kami yang teratur sekarang hendak dibenturkan dan dirusak dengan kehendak menjalankan proyek yang serba harus jadi, harus segera, harus diterima apapun risikonya,”  kata mereka.

Gereja Keuskupan Ruteng dan Geothermal Wae Sano

Prinsip Etis Kristiani cukup awas dengan anasir-anasir utilitaris di balik cerita-cerita besar. Jangan sampai terjadi “biarlah satu orang mati untuk semua bangsa” pada warga Wae Sano.

Keuskupan Ruteng Jelaskan Sikap Terkait Polemik Geothermal Wae Sano

Lewat sebuah siaran pers, Keuskupan Ruteng menjelaskan sikap terkait proyek geothermal Wae Sano di tengah ramainya pembicaraan terkait surat uskup yang meminta pemerintah melanjutkan proyek itu.

Surat Uskup Ruteng Terkait Geothermal Picu Protes Warga Wae Sano

Warga di Wae Sano mempertanyakan isi surat Uskup Ruteng yang dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo yang mengabaikan suara protes mereka.

Tanah Kerangan dan Asa Mengurai Benang Kusut Mafia Tanah di Labuan Bajo

Ada cahaya harapan untuk mengakhiri sengkarut polemik lahan di Labuan Bajo yang melibatkan para mafia, yang jaringannya masuk hingga ke dalam institusi pemerintah. Pengusutan kasus Tanah Kerangan menjadi pintu masuk untuk itu.

Masih Ada Polemik dengan Yayasan Sukma, Pemerintah Desa Golo Wuas Bersikeras Kerjakan Proyek Telford

Borong, Floresa.co – Polemik pengerjaan proyek fisik yang dianggarkan tahun 2019 di Desa Golo Wuas, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur belum juga selesai. Salah...

Surat Terbuka: Cegah Kerusakan Lingkungan dan Masyarakat Manggarai Raya!

Oleh: MELKY NAHAR dan FERDY HASIMAN, perwakilan Kelompok 'Lami Tana Dading' Saat ini, Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas sedang memberi karpet merah kepada PT Istindo...

Antisipasi Corona, Uskup Ruteng Tiadakan Sementara Semua Kegiatan Rohani, Umat Diminta Patuhi Protokol Pencegahan Pemerintah

Ruteng, Floresa.co – Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, memutuskan meniadakan semua kegiatan kerohanian gereja di seluruh wilayah keuskupan itu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona...

Panitia Batalkan Agenda Tambahan Terkait Pentahbisan Uskup Ruteng

Ruteng, Floresa.co – Misa pentahbisan uskup Ruteng, Flores hari ini, Kamis (19/3) berjalan dengan baik di tengah berbagai kritikan karena dilaksanakan bersamaan dengan kecemasan...

Suhu Tubuh Umat Diukur Dua Kali Saat Tahbisan Uskup Ruteng

Ruteng, Floresa.co - Tahbisan Uskup Ruteng, Flores tetap dilaksanakan, Kamis (19/3) di tengah kekhawatiran merebaknya wabah Coronavirus (Covid-19). Untuk mengantisipasi penyebaran virus pihak panitia bekerja...

- A word from our sponsors -

spot_img

Follow us

BerandaTOPIKKeuskupan Ruteng