Kamis, 9 Juli 2020

[Puisi] Pelacur Demokrasi dan Gadis Perempatan

Karya: FLAFIANI JEHALU PELACUR DEMOKRASI Akan tiba waktunya Aku akan berdiri di bawah bendera negerimu tanpa busana Biar kau lihat rusuk-rusukku yang mulai menangis darah Jantungku yang mulai berdetak pelan Akan...

[Cerpen] Di Pantai yang Melupakan Waktu!

Oleh: GREGORIUS AFIOMA Jika kau duduk di pantai itu, waktu terasa berhenti. Kau bisa menikmati percakapan dengan temanmu hingga melupakan waktu. Dari pagi kau bisa...

[Puisi] Lorang Tambang

Oleh: Gerard N. Bibang 1. di tepi lubang ini, kami duduk sambil menangis meratapi bumi wae teku* kami sudah lama mengering sungai-sungai mengalirkan bau amis natas labar* kami telah tiada uma rana* dan ladang-ladang...

[Puisi] Pesona Kekuasaan

Karya: YONES HAMBUR … Dengar sang ‘kekuasaan’, Sebar, tebar kobar keelokanmu, Gagah perkasa citra rasamu, Merasuk jiwa penuh dahaga, Bagi hati sang perakus akan dirimu, … Aurahmu semakin menggelora, terpancar dari dirimu, Mengguncang tabiat...

[Puisi] Nyanyian Rakyat dan Koruptor

Karya: MILIN KOWA Mimpi sejumpai menghanyutkan diriku Merekah masa depan yang penuh tanda tanya   Malam itu Kumengerti yang kucari Kumengerti yang kunanti Satu sebuah ya Aku tahu Aku temukan   Mataku memandang keanggunan Hatiku melirik kenikmatan Hasratku terpenuhi Badai...

Kopi de Molas

Karya: NANA LALONG Kopi bagai nafas bagi penghuni lembah ini. Hari dibuka dengan segelas kopi. Menutupnya, entah kapan, juga dengan kopi. Jika suatu pagi engkau datang...

Menanti Senja Berlalu

Karya: Nana Lalong Bagaimana mungkin kau membiarkan aku menunggu selama ini? Gadis itu menyatakan kecemasanya dengan jujur. Seringkali ia mengatakannya sambil memandang ke cermin. Ada kemudian...

Lebih Dekat dengan “BeKas,” Kelompok Seni Sanpio

Floresa.co - Komunitas Bengkel Kata Sanpio (BEKAS) adalah sebuah wadah sastra bagi para seminaris SMA Seminari Pius XII Kisol yang berada langsung di bawah naungan...

Maria Matildis Banda Rilis “Suara Samudra” Novel dengan Latar Lamalera

Floresa.co - Maria Matildis Banda, sastrawati asal Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan karya terbarunya, sebuah novel dengan latar situasi di Lamalera, Kabupaten Lembata. Novel dengan judul...

“Kepalsuan,” Puisi Anjany Podangsa

KEPALSUAN   Terbelenggu sepi dalam ruang hampaan hati Ku lihat langit Pertiwi ingin menangis perih keadilan telah dipermainkan dengan uang kebenaran telah di perjual belikan seakan akan nurani telah tiada..   Hanya fitnah...

[Puisi] Mata Air

Karya: Febrianus Suhardi  I di bawah kaki bukit yang muram aku mengigau sepanjang pagi meratapi gusar dan letih yang meretak tak bertepi. II pada mentari yang meninggi kuoleskan bekas luka, mencungkil kembali bintik memerah pudar. III senja...

Pede dalam Dongeng Pondik

Oleh: TARSY ASMAT Di atas kepala bukit, matahari meloi, matanya merah membakar bumi, laut dan "Pede". Ombak-ombak laut sopan dan tanpa brisik membasuh hamparan pasir putih....

“Wanita di Jantung Belantara,” Puisi Lian Kurniawan

Pekat malam itu begitu rapat menyelimut segenap cerita. Ia datang menjemput sang kekasih tercinta yang terdampar di jantung belantara, dengan obor di tangan. Kobar obornya terombang-ambing seturut alunan manja angin malam nafasnya...

TERKINI