[Cerpen] Perayaan Pengampunan Sang Politisi

Oleh: Atra Senudin Lolongan anjing terus meraung sejak beberapa jam lalu. Suaranya memekikan telinga. Suara lolongan itu panjang dan memberi kesan menakutkan. Suara itu bergema membelah...

Kisah Senja

Oleh: RIO EDISON, OFM Senja. Aku suka pada senja, dari dulu. Aku suka pada semburat sinar kuning kemerah-merahan yang memancar...

“Wanita di Jantung Belantara,” Puisi Lian Kurniawan

Pekat malam itu begitu rapat menyelimut segenap cerita. Ia datang menjemput sang kekasih tercinta yang terdampar di jantung belantara, dengan obor di tangan. Kobar obornya terombang-ambing seturut alunan manja angin malam nafasnya...

[Puisi] Nyanyian Rakyat dan Koruptor

Karya: MILIN KOWA Mimpi sejumpai menghanyutkan diriku Merekah masa depan yang penuh tanda tanya   Malam itu Kumengerti yang kucari Kumengerti yang kunanti Satu sebuah ya Aku tahu Aku temukan   Mataku memandang keanggunan Hatiku melirik kenikmatan Hasratku terpenuhi Badai...

Puisi Lian Kurniawan: “Kisah Buta” dan “Darah”

KISAH BUTA   Matanya terkatup-katup rapat Melangkah gontai arungi senja   Baru saja hujan deras mereda sejenak sunyi, lantas merintik kembali   ‘Entah, selalu begitu!’   Matanya tetap, rapat membuta sepi langkahnya kian berenergi menyusup gelap...

Maria Matildis Banda Rilis “Suara Samudra” Novel dengan Latar Lamalera

Floresa.co - Maria Matildis Banda, sastrawati asal Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan karya terbarunya, sebuah novel dengan latar situasi di Lamalera, Kabupaten Lembata. Novel dengan judul...

[Puisi] Lorang Tambang

Oleh: Gerard N. Bibang 1. di tepi lubang ini, kami duduk sambil menangis meratapi bumi wae teku* kami sudah lama mengering sungai-sungai mengalirkan bau amis natas labar* kami telah tiada uma rana* dan ladang-ladang...

Kopi de Molas

Karya: NANA LALONG Kopi bagai nafas bagi penghuni lembah ini. Hari dibuka dengan segelas kopi. Menutupnya, entah kapan, juga dengan kopi. Jika suatu pagi engkau datang...

Starbucks

Oleh: DONI KOLI 03.00 am Waktu penghabisanku hampir tiba. Tinggal sejumput jejak lagi dan aku akan sampai pada babak tertinggi pencarianku selama ini. Aku hanya perlu menuntaskan misi...

[Puisi] Mata Air

Karya: Febrianus Suhardi  I di bawah kaki bukit yang muram aku mengigau sepanjang pagi meratapi gusar dan letih yang meretak tak bertepi. II pada mentari yang meninggi kuoleskan bekas luka, mencungkil kembali bintik memerah pudar. III senja...

[Puisi] Gadis Malam

Oleh: ALDUS WAE Bagai puntung engkau berbaris Di samping rel engkau mengais Dengan bangga engkau narsis Demi hidup engkau berjualan karcis Masihkah engkau gadis? - Malam engkau terlihat mempesona Siang engkau terbujur...

Menanti Senja Berlalu

Karya: Nana Lalong Bagaimana mungkin kau membiarkan aku menunggu selama ini? Gadis itu menyatakan kecemasanya dengan jujur. Seringkali ia mengatakannya sambil memandang ke cermin. Ada kemudian...

Puisi-puisi Febri Nagut

Sang Pengembara Sejak pertama keduanya bertemu Ia, lautan kehidupan membanjiri badan Mengelinding mencari lubuk hati Bergulat dengan kehidupan dalam jangka tak biasa Berjalanlah ia kesemua arah Dengan mengeja mata Mengeja telinga Dan,...

TERKINI