Selasa, 22 September 2020

Percakapan dengan Ibu

Oleh: IWAN JEMADI, pecinta sastra “Untuk apa sebenarnya kita hidup, Bu?” Pertanyaan itu menggantung di sebuah ruang...

Engkau Bilang Seni

Oleh: GERARD BIBANG 1/ engkau bilang narasi itu seni untuk manipulasi dan licik aku bilang, tidak! seniman adalah makhluk yang berhasrat merdeka yang peka akan gerak keindahan hidup yang mengkebiri nafsu...

Lebih Dekat dengan “BeKas,” Kelompok Seni Sanpio

Floresa.co - Komunitas Bengkel Kata Sanpio (BEKAS) adalah sebuah wadah sastra bagi para seminaris SMA Seminari Pius XII Kisol yang berada langsung di bawah naungan...

Balada Wela Runus, Narasi untuk Pater Frans Mido SVD

Oleh: GERARD N. BIBANG ketika engkau tiada ke-tiada-anmu telah meng-ada-kan banyak ruas di jalan kata di atasnya kita bertutur, bercanda, menangis dan tertawa dan kisah pun tercipta engkau adalah wela...

Maria Matildis Banda Rilis “Suara Samudra” Novel dengan Latar Lamalera

Floresa.co - Maria Matildis Banda, sastrawati asal Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan karya terbarunya, sebuah novel dengan latar situasi di Lamalera, Kabupaten Lembata. Novel dengan judul...

Mahasiswa Asal NTT Ramaikan Panggung Apresiasi HPI 2017 di Jakarta

Jakarta, Floresa.co – Sejumlah mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam komunitas Dapur Theater Sastra-Ikatan Keluarga Besar Welak Jakarta (IKWJ) turut memeriahkan...

“Memandang Mandusawu,” Puisi Gerard N Bibang

Memandang mandusawu sejauh-jauh terbentang hijau dan biru mencuatkan kisah kesedihan itu membuat rindu makin perih dari anak-anak para pengembara di kebun, ladang dan sawah.   Nun jauh di atas sana awan biru...

Tukang Ojek Gadungan

Oleh: LIAN KURNIAWAN Pagi sekali, perjalanan jauh itu harus dimulai. Entah ada urusan apa, Alo hanya diminta untuk mengantar sang ayah ke kota. Alo sendiri...

Maut dan Cinta

Oleh: LIAN KURNIAWAN Suara-suara lelah sendiri. Kota Labuan Bajo serasa kota tanpa penghuni. Seolah hanya aku sendiri. Dalam sunyi, aku termangu sendiri. Duduk di tanduk ranjang...

“Wanita di Jantung Belantara,” Puisi Lian Kurniawan

Pekat malam itu begitu rapat menyelimut segenap cerita. Ia datang menjemput sang kekasih tercinta yang terdampar di jantung belantara, dengan obor di tangan. Kobar obornya terombang-ambing seturut alunan manja angin malam nafasnya...

Pede dalam Dongeng Pondik

Oleh: TARSY ASMAT Di atas kepala bukit, matahari meloi, matanya merah membakar bumi, laut dan "Pede". Ombak-ombak laut sopan dan tanpa brisik membasuh hamparan pasir putih....

Pondik: Episode Gong Gaib

Oleh: BURUNG KEHICAP (Cerita ini disadur ulang oleh penulis setelah mendengarkan tuturan dari ayahnya dan disesuaikan dengan tuturan beberapa tetua di kampung halamannya) Suatu senja Pondik memasuki...

Endong Patola

Oleh: NANA LALONG Lelaki yang selalu nangkring di pantai itu bertahun-tahun terobsesi daya magis endong patola, patola tau sama wulang. Itulah matahari atau tepatnya sebentuk...

TERKINI