Kategori

PERSPEKTIF

BACA JUGA

Kacaunya Tata Kelola TN Komodo: Penuh Kepentingan Bisnis, Minim Aksi Konservasi, dan Menyisihkan Warga Setempat

Pengembangan konservasi dan pariwisata juga harus menjamin keikutsertaan aktif serta distribusi keadilan bagi warga di dalam dan sekitar kawasan. Harapannya, mata pencaharian mereka tidak dicaplok oleh kepentingan elit bisnis dan politik.

Sudah Seharusnya Cara-cara Represif Ditinggalkan

Seharusnya polisi bisa bertindak lebih bermartabat dari sekadar mendaur ulang cara kekerasan. Pelaku wisata dan warga bukan musuh, apalagi mereka hanya ingin menuntut haknya. Menabur benih kekerasan hanya akan menuai konflik berkepanjangan.

Polemik Kenaikan Tarif Masuk: Ke mana Arah Pengelolaan Taman Nasional Komodo?

Jika pemerintah memang punya maksud serius untuk konservasi dengan membatasi kunjungan wisata [mass tourism], tetap ada jalan lain, misalnya mengatur lalu lintas wisata secara terjadwal. Kebijakan-kebijakan seperti ini seharusnya tertuang dalam Integrated Tourism Master Plan [ITMP]. Sayangnya, ambisi mengambil untung menutup mata pemerintah dalam pengelolaan pariwisata yang bertanggung jawab pada aspek sosial, ekonomi, dan ekologi.

Rezim Penghancur di Bowosie

Persoalan Bowosie sebetulnya bukan saja soal konsep pariwisata yang pro-kapitalis, tetapi yang lebih parah ialah bagaimana agenda bisnis orang-orang kuat yang meng-capture kekuasaan. Ketakutan akan ada agenda diskriminasi terhadap hak-hak masyarakat lokal begitu kuat, karena di atas tanah leluhur masyarakat, negara “menggadaikan” hak-hak masyarakat untuk kepentingan korporasi.

Tambang dan Ketidakadilan Sistemik

Oleh: Gregorius Afioma, calon imam CICM asal Reo, Manggarai, sedang studi di Filipina Kasus pertambangan di Manggarai semakin ramai dan intens dibicarakan beberapa tahun terakhir....

Tragedi Tumbak, Tumbal Kebijakan Tote

Oleh: Alfred Tuname, kolumnis Floresa, pemerhati isu-isu sosial politik Tahun 1926, dalam salah satu tulisannya, Bung Karno menjelaskan tentang nasionalis sejati, yang ia sebut sebagai...

Kongres Pemuda Manggarai Raya: Sebuah Latar Belakang

Setiap generasi memiliki tantangan sendiri. Hanya kalau mereka berhasil merumuskan sendiri tantangan itu dan menjawabnya dalam gerakan nyata, mereka membuat sejarah, dan tidak berlalu...

HAM dan Amnesia Nasional

Oleh: Alfred Tuname, kolumnis Floresa, pemerhati isu sosial dan politik Politik adalah soal kemanusiaan. Politik tidak hanya berkisar seputar kekuasaan. Ketika politik bersangkutan dengan kekuasaan,...

Boni Hargens: Demokrasi adalah Mendengar

Oleh: Boni Hargens, Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Dalam debat capres dan cawapres ronde awal (8/6/2014), kelihatan karakter kepemimpinan dua kubu. Prabowo-Hatta banyak berbicara pembenahan sistem,...

Paradoks Kepemimpinan

Oleh: B HERRY PRIYONO Musim gempita membandingkan dua calon presiden dan wakil presiden hampir usai. Negeri ini akan segera memasuki pucuk waktu. Kita hendak berdiri beberapa...

Paling Banyak Dibaca