Kategori

GAGASAN

BACA JUGA

Kacaunya Tata Kelola TN Komodo: Penuh Kepentingan Bisnis, Minim Aksi Konservasi, dan Menyisihkan Warga Setempat

Pengembangan konservasi dan pariwisata juga harus menjamin keikutsertaan aktif serta distribusi keadilan bagi warga di dalam dan sekitar kawasan. Harapannya, mata pencaharian mereka tidak dicaplok oleh kepentingan elit bisnis dan politik.

Rezim Penghancur di Bowosie

Persoalan Bowosie sebetulnya bukan saja soal konsep pariwisata yang pro-kapitalis, tetapi yang lebih parah ialah bagaimana agenda bisnis orang-orang kuat yang meng-capture kekuasaan. Ketakutan akan ada agenda diskriminasi terhadap hak-hak masyarakat lokal begitu kuat, karena di atas tanah leluhur masyarakat, negara “menggadaikan” hak-hak masyarakat untuk kepentingan korporasi.

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Bowosie: Bisnis Orang Pusat di Labuan Bajo?

Yosef Sampurna Nggarang berpandangan bahwa Badan Pelaksana Otoritatif Labuan Bajo Flores (BPO)-LBF lebih memberi kesan menjadi bagian dari oligarki yang ingin mengusai bisnis pariwisata di Labuan Bajo, dibanding berjuang agar mayoritas warga, terutama warga lokal bisa hidup dari pariwisata yang sudah mendunia itu dan kini dilabeli pariwisata super premium.

Ruang Hidup Orang Wae Sano Terancam Proyek Panas Bumi

OLEH: Made Supriatma, peneliti dan jurnalis lepas dan Venan Suharyanto, peneliti pada Sunspirit for Justice and Peace, Labuan Bajo “Kalau tanah ini saya serahkan kepada...

Tindakan Pastoral Gereja Pasca Covid-19

Oleh: YOSEP AGUT, OFM, imam Fransiskan, sedang studi lanjut di Roma “Apa yang akan terjadi setelah semua ini berlalu?” Pertanyaan ini mungkin menghantui kita pada...

Tabiat Korporasi vs Janji Manis Tambang dan Pabrik Semen di Matim

Oleh: DILO JEMAGUR, pemuda asal Manggarai Timur, alumnus STIE YAI Jakarta Rencana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim)...

Manusia di Hadapan Covid-19: Ora et Labora

Oleh: WILFRID BABUN, SVD, seorang imam, tinggal di Ruteng Covid19. Dia bagai seorang gadis seksi yang lagi manggung. Panggungnya itu dengan sangat mudah digelarnya di...

Surat Terbuka: Cegah Kerusakan Lingkungan dan Masyarakat Manggarai Raya!

Oleh: MELKY NAHAR dan FERDY HASIMAN, perwakilan Kelompok 'Lami Tana Dading' Saat ini, Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas sedang memberi karpet merah kepada PT Istindo...

Spirit Kartini di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh: GERARDUS KUMA APEUTUNG, Guru SMPN 3 Wulanggitang, Hewa, Flores Timur Sosok Kartini tidak asing di mata bangsa Indonesia. Ketokohan Kartini begitu fenomenal bagi perempuan...

Paling Banyak Dibaca