Floresa.co membuka kesempatan kepada Anda yang ingin menulis untuk publik melalui rubrik “Analisis” dan “Literasi.”

MENDALAM

Polemik Hutan Bowosie di Labuan Bajo: Serikat Petani Indonesia Ikut Klaim Lahan di Tengah Langkah Alih Fungsi oleh Pemerintah untuk Proyek Pariwisata

Kawasan Hutan Bowosie yang menjadi penyangga kota Labuan Bajo ‘direbut’ banyak pihak, termasuk oleh Serikat Petani Indonesia. Ada ancaman masalah ekologi dan konflik yang menjadi bom waktu bagi kota pariwisata super-premium di ujung barat Pulau Flores itu.

Kalau Memang Merusak, Untuk Apa Kami Terima? Cerita Warga Poco Leok yang Tolak Perluasan PLTP Ulumbu

Perluasan proyek PLTP Ulumbu terjadi menyusul penetapan Pulau Flores sebagai pulau panas bumi pada 2017, yang mendorong eksploitasi di beberapa tempat, termasuk di Wae Sano di Kabupaten Manggarai Barat dan Mataloko di Kabupaten Ngada, yang juga mendapat resistensi warga.

Bantah Klaim PT Flobamor, Pelaku Wisata Anggap Akan Tetap Terjadi Monopoli Bisnis di Kawasan TN Komodo

"Kebijakan PT Flobamor ini mempertaruhkan masa depan konservasi dan pariwisata berkeadilan di TN Komodo yang selama ini terus dipertahankan publik."

Dari Politisi, Pebisnis Restoran dan Hotel hingga Raja Sawit: Jaringan Perusahaan di Habitat Komodo yang Mulai Tersingkap

Sebagian dari nama-nama mereka yang terkait dengan perusahaan-perusahaan ini memiliki kedekatan dengan kekuasaan, termasuk dengan Presiden Joko Widodo

Tanah Kerangan dan Asa Mengurai Benang Kusut Mafia Tanah di Labuan Bajo

Ada cahaya harapan untuk mengakhiri sengkarut polemik lahan di Labuan Bajo yang melibatkan para mafia, yang jaringannya masuk hingga ke dalam institusi pemerintah. Pengusutan kasus Tanah Kerangan menjadi pintu masuk untuk itu.

Lahan Kerangan: Bukan Lagi Soal Sengketa Kepemilikan, Tapi Pidana Korupsi

Peristiwa yang terjadi tahun 1989 di mana Bupati Gaspar Ehok meminta lahan kepada Fungsionaris Adat Nggorang merupakan peristiwa maha penting. Proses selanjutnya - yang bersifat administratif prosedural - ialah pelengkap. Masalah ini dibawa ke ranah tindak pidana korupsi karena lahan tersebut final milik Pemda Mabar dan tidak ada sengketa kepemilikan.

Bencana Geothermal di Mandailing Natal Peringatan bagi Tempat Lain, Termasuk Flores

Lima tewas dan puluhan lain dirawat di rumah sakit akibat semburan gas beracun dari proyek geothermal di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara bulan lalu. Kasus ini bisa jadi bukan yang terburuk yang mungkin terjadi, tetapi baru peringatannya. Flores bagian dari daerah yang sudah mesti waspada.

Peneliti: Regulasi Permanen di Tingkat Lokal Penting demi Lindungi Satwa di Flores

Ketidakpedulian pemerintah lokal untuk melindungi satwa di Flores yang dilaporkan terus diburu dan diselundupkan ke berbagai wilayah mesti segera diakhiri, jika kita menginginkan agar satwa-satwa ini masih tetap bertahan di tahun-tahun mendatang.

Dari Kerangan ke Kejaksaan: Jejak Bupati Dula Hingga Menjadi Tersangka

Labuan Bajo, Floresa.co - Kasus lahan 30 hektar milik Pemda Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki babak baru, setelah Kejaksaan Tinggi (Kejati)...

Dari Lagu ‘Nuk Anak Sulung’ Hingga Hotmix Jalan Provinsi

Oleh: VINCENT ADI G. MEKA  Kebanggaan Kritis Baru-baru ini saya mendapat foto jalan yang baru di-hotmix di kampung Mbata, Manggarai Timur dari salah seorang sepupu saya,...

Polemik Hutan Bowosie di Labuan Bajo: Serikat Petani Indonesia Ikut Klaim Lahan di Tengah Langkah Alih Fungsi oleh Pemerintah untuk Proyek Pariwisata

Kawasan Hutan Bowosie yang menjadi penyangga kota Labuan Bajo ‘direbut’ banyak pihak, termasuk oleh Serikat Petani Indonesia. Ada ancaman masalah ekologi dan konflik yang menjadi bom waktu bagi kota pariwisata super-premium di ujung barat Pulau Flores itu.

Kalau Memang Merusak, Untuk Apa Kami Terima? Cerita Warga Poco Leok yang Tolak Perluasan PLTP Ulumbu

Perluasan proyek PLTP Ulumbu terjadi menyusul penetapan Pulau Flores sebagai pulau panas bumi pada 2017, yang mendorong eksploitasi di beberapa tempat, termasuk di Wae Sano di Kabupaten Manggarai Barat dan Mataloko di Kabupaten Ngada, yang juga mendapat resistensi warga.

Bantah Klaim PT Flobamor, Pelaku Wisata Anggap Akan Tetap Terjadi Monopoli Bisnis di Kawasan TN Komodo

"Kebijakan PT Flobamor ini mempertaruhkan masa depan konservasi dan pariwisata berkeadilan di TN Komodo yang selama ini terus dipertahankan publik."

Dari Politisi, Pebisnis Restoran dan Hotel hingga Raja Sawit: Jaringan Perusahaan di Habitat Komodo yang Mulai Tersingkap

Sebagian dari nama-nama mereka yang terkait dengan perusahaan-perusahaan ini memiliki kedekatan dengan kekuasaan, termasuk dengan Presiden Joko Widodo

Most Popular