Floresa.co membuka kesempatan kepada Anda yang ingin menulis untuk publik melalui rubrik “Analisis” dan “Literasi.”

Yulianus Arrio

Seorang jurnalis muda, sedang menempu kuliah di Universitas Nasional Jakarta. Mahasiswa energik ini berkomitmen menyalurkan hobinya di dunia jurnalistik sejak dari bangku kuliah. Dengan bimbingan para jurnalis senior di Floresa.co, ia sudah berkembang menjadi salah satu jurnalis andalan di media ini.

‘Trusted Media Summit’ yang Dihadiri Floresa.co: Bahas Tantangan Media Saat Ini Hingga Pentingnya Media Alternatif

Kehadiran media alternatif dianggap sebagai upaya mempertahankan kualitas jurnalisme yang kontributif terhadap kepentingan publik, di tengah tantangan saat ini, termasuk runtuhnya kepercayaan publik terhadap media. Namun, itu bukan pekerjaan mudah karena kendati banyak berkontribusi terhadap kerja-kerja publik, di saat bersamaan, media alternatif juga sebenarnya rentan.

Keluarga Bupati, Ketua Tim Sukses Ikut Diperiksa Polisi Terkait Kasus Fee Proyek di Manggarai

Tomi dan Wilibrodus sebelumnya disebut-sebut ikut meminta jatah fee 2 % untuk proyek yang hendak diberikan kepada kontraktor Adrianus Fridus, yang sudah diperiksa polisi pada Rabu, 7 September.

Kenaikan Tarif ke TN Komodo: Dikritisi Warga dan Wakil Rakyat, KLHK Janji Evaluasi

Di tengah gelombang perlawanan warga, juga kritikan dari berbagai elemen, termasuk para wakil rakyat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berjanji mengevaluasi kebijakan yang dikendalikan oleh PT Flobamor, BUMD milik Provinsi NTT itu.

Rentetan Aksi Represif Aparat di Labuan Bajo: Warga di Kafe Diserang dan Dipukuli

Tindakan represif itu diawali dengan peringatan agar ratusan massa yang berkumpul di depan markas Polres Mabar segera membubarkan diri. Dimulai dengan tembakan peringatan, aparat melakukan penyerangan dengan memukul warga serta merusakkan beberapa kursi di dalam kafe.

Buntut Kenaikan Tarif ke TN Komodo, Pelayanan Jasa Wisata di Labuan Bajo akan Mogok Massal, Dimulai 1 Agustus 2022

“Kami dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dari pihak manapun, dalam menyepakati komitmen pemberhentian semua pelayanan jasa pariwiata di Kabupaten Manggarai Barat yang akan dimulai pada tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2022,” demikian ditegaskan pelau wisata.

Pelaku Wisata Kepung Hotel Local Collection, Tuntut Pembatalan Launching Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Aksi massa ini adalah bagian dari rangkaian agenda penolakan kenaikan tarif masuk TN Komodo dengan sistem Wildlife Komodo dalam aplikasi INISA yang secara resmi diluncurkan 29 Juli dan akan berlaku mulai 1 Agustus 2022.

Jokowi Umumkan Pulau Rinca untuk Pariwisata Massal, Pulau Padar dan Komodo untuk Pariwisata Eksklusif

Skema ini mengancam keutuhan Taman Nasional Komodo sebagai rumah perlindungan aman bagi satwa langka Komodo dari ancaman kepunahan akibat perubahan iklim dan dari desakan aktivitas eksploitatif manusia. Dengan skema itu pula, telah terjadi perubahan drastis paradigma pembangunan pariwisata dari ‘community based-tourism’ menjadi ‘corporate-driven tourism’.

Pemda Mabar Surati KLHK, Desak Tinjau Kebijakan ‘Kenaikan Tarif ke TN Komodo’  

“Berdasarkan tuntutan masyarakat pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam Formapp-Mabar dan untuk mendukung pengelolaan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan, maka Pemda Mabar memohon untuk mempertimbangkan dan menunjau kembali rencana pembatasan kuota dan kenikan tarif masuk sebesar 3.750.000 rupiah per orang per tahun,” demikian bunyi surat itu.

Aktivis di Labuan Bajo ‘Didatangi’ TNI dan Polri, Minta Tak Lakukan Aksi Saat Kunjungan Jokowi  

Kedatangan anggota polisi dan TNI tersebut hendak ‘meminta’ Ketua Formapp Mabar untuk tidak melakukan aksi saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo pada Kamis, 21 Juli 2022.

Presiden Didesak Batalkan Kenaikan Tiket dan Cabut Izin Perusahaan-Perusahaan di TN Komodo

Floresa.co - Berbagai elemen masyarakat yang melakukan aksi damai di Labuan Bajo Senin 18 Juli 2022 mendesak Presiden Joko Widodo untuk membatalkan pemberlakuan kenaikan...

‘Kabur’, Kepala BTNK Jadi ‘DPO’ Massa Aksi Penolakan Kenaikan Tarif ke TN Komodo

“Taman Nasional Komodo di bawah kepemimpinan Bapak Awang telah digadai. Taman Nasional Komodo, yang merupakan milik negara telah digadaikan kepada perusahaan tertentu,” ujar warga.

Dijemput dari Ruangan, Bupati Mabar Akhirnya Ingin Menemui Massa Aksi ‘Penolakan Kenaikan Tarif ke TN Komodo’  

Floresa.co - Bupati Manggarai Barat , Nusa Tenggara Timur Edistasius Endi akhirnya menemui massa aksi “Penolakan Tarif 3,75 Juta’ ke Taman Nasional Komodo...

Mengapa Dirut BPOLBF Berani Klaim ‘Telah Sediakan 50 Destinasi Alternatif di Labuan Bajo’ Pada Momen Kenaikan Tarif ke TN Komodo?  

Pelaku wisata menduga bahwa salah satu alasan di balik kenaiktan tarif ini ialah karena laporan pihak BPOLBF yang mengklaim telah menyediakan 50-an destinasi alternatif di Labuan Bajo. Direktur BPOLF, Shana Fatina diduga memiliki peran dan berkepentingan di balik kebijakan kontroversi ini.

Anggota DPR RI Tolak Komersialisasi Secara Brutal di Pulau Komodo dan Padar

Menurut Ansy, hal utama yang patut dipertanyakan dalam studi Daya Dukung dan Daya Tampung Wisata merekomendasikan pembatasan, tetapi di saat bersamaan KLHK memberikian ijin ke BUMD Provinsi NTT, PT. Flobamora sebagai pengelola tunggal.

- A word from our sponsors -

spot_img

Follow us