Yulianus Arrio

Seorang jurnalis muda, sedang menempu kuliah di Universitas Nasional Jakarta. Mahasiswa energik ini berkomitmen menyalurkan hobinya di dunia jurnalistik sejak dari bangku kuliah. Dengan bimbingan para jurnalis senior di Floresa.co, ia sudah berkembang menjadi salah satu jurnalis andalan di media ini.

Galeri: Aksi Warga Compang Longgo, Mabar Tuntut Pemerintah Perbaiki Bendungan Rusak

Floresa.co - Masyarakat Desa Compang Longgo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur menggelar aksi damai di Kantor Bupati dan DPRD kabupaten...

Hadang Penggusuran Kebunnya untuk Proyek Pariwisata, Warga di Labuan Bajo Sempat Ditangkap Polisi

Kebun jati milik warga ini digusur untuk pembukaan jalan ke area 400 hektar di Hutan Bowosie, yang akan dikembangkan menjadi kawasan bisnis pariwisata, bagian dari proyek strategis nasional.

Pemda Manggarai Barat Akan Kelola Tanah Kerangan dengan Sistem BOT atau KPBU

Floresa.co - Pasca mendapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur akan segera mengelola aset tanah...

Pasca UNESCO dan IUCN Kunjungi Taman Nasional Komodo, Meluruskan Klaim Pemerintah

Kami mencatat setidaknya empat klaim pemerintah yang perlu diluruskan karena mengabaikan fakta. Keempatnya, adalah terkait penyangkalan akan keberadaan resort wisata di Loh Buaya, soal dialog dengan warga Kampung Komodo, penyangkalan perubahan zonasi untuk bisnis wisata di TNK serta ketidakterbukaan informasi soal konsesi bisnis perusahaan-perusahaan swasta.

Fungsionaris Adat Nggorang Minta Pengelolaan Tanah Kerangan Tetap Perhatikan Kepentingan Publik

Floresa.co - Status tanah seluas 30 hektar milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang sempat diklaim oleh berbagai pihak akhirnya kembali kepada kabupaten tersebut....

Ditandai dengan Pemasangan Papan Nama Baru, Kejaksaan Resmi Serahkan Lahan Kerangan Kepada Pemda Mabar

Floresa.co - Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur secara resmi menyerahkan aset tanah 30 hektar di Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan...

Kasus Korupsi Tanah Bandara Komodo Akan Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang

Floresa.co - Kejaksaan Negeri Manggarai Barat , Nusa Tenggara Timur , akan segara melimpahkan perkara korupsi pengalihan aset tanah Pemda Mabar kepada Pengadilan...

Nyalakan Petasan di Pulau Kalong-Taman Nasional Komodo, Pemda Akan Panggil Pelaku

Floresa.co – Sebuah rombongan wisatawan terekam dalam sebuah video tengah menyalakan petasan di Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat , Nusa Tenggara...

KASN Perintahkan Bupati Manggarai Batalkan SK Pencopotan 26 ASN

Floresa.co - Baru setahun menjabat, kebijakan Bupati Manggarai Herybertus GL Nabit dan wakilnya Heribertus Ngabut kembali mendapat sorotan dari pemerintah pusat. Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian...

Penggusuran Jalan Labuan Bajo-Golo Mori Tanpa Ganti Rugi, Warga Layangkan Somasi untuk Bupati Mabar

Floresa.co - Salah satu pemilik lahan proyek ruas jalan dari Labuan Bajo menuju Kawasan Ekonomi Khusus di Golo Mori, Kanisius Jehabut melayangkan somasi...

Penegasan Kepala Kampung Lancang-Labuan Bajo ke BPO-LBF: “Satu Setimeter Pun Tanah Masyarakat, Saya Tidak Akan Berikan”

Floresa.co – Masyarakat adat di Kampung Lancang, Kabupaten Manggarai Barat menegaskan sikap untuk tetap mempertahankan lahan mereka yang diklaim pemerintah dan diserahkan ke Badan...

Bupati Manggarai Barat: Di Wae Sano Akan Dikembangkan Pariwisata Partisipatif

Floresa.co - Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menjanjikan bahwa Desa Wae Sano, Kecamatan Sanonggoang akan menjadi lokasi pengembangan pariwisata. Pernyataan itu ia sampaikan Jumat pekan...

Di Tengah Protes Publik, IUCN dan UNESCO Pantau Pembangunan Sarana Pariwisata di TNK

Selain terkait pembangunan sarana dan prasarana wisata di Loh Buaya, Pulau Rinca, perwakilan masyarakat sipil juga meminta IUCN dan UNESCO untuk memeriksa izin perusahaan-perusahan sewasta yang berinvestasi di dalam ruang hidup satwa purba warisan dunia itu.

Warga Wae Sano Minta Bank Dunia Hentikan Pendanaan Proyek Geothermal

Floresa.co - Warga Wae Sano di Kabupaten Manggarai Barat meminta Bank Dunia menghentikan pendanaan untuk proyek geothermal yang mengancam kampung mereka. Permintaan itu mereka sampaikan...

- A word from our sponsors -

spot_img

Follow us