BerandaPERISTIWAWakil Bupati Manggarai Timur...

Wakil Bupati Manggarai Timur Stefanus Jaghur Meninggal Dunia di Kupang

Floresa.co – Wakil Bupati Manggarai Timur (Matim), Stefanus Jaghur meninggal dunia pada Rabu malam, 30 Maret 2022 setelah selama sepekan lebih ia dirawat di Kupang.

Boni Hasudungan, Sekretaris Daerah Matim mengatakan, Stefanus yang berusia 63 tahun menghembuskan nafas terakhir pada pukul 21.30 Wita di RSUD WZ Yohanes Kupang.

“Manggarai Timur berduka untuk kepergian Bapak Jaghur Stefanus, salah satu putra terbaik yang kami miliki. Cinta dan doa seluruh masyarakat Manggarai Timur mengiringi kepergian beliau,” kata Boni.

Ia menjelaskan, jenazah masih disemayamkan di rumah sakit itu dan rencananya akan diberangkatkan ke Borong, ibukota Matim pada hari ini.

Sementara itu, ungkapan dukacita atas kepergian Stefanus baik dari warga Manggarai Timur, maupun dari orang-orang yang mengenalnya banyak ditemukan di media sosial, seperti Facebook.

Stefanus meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Suami dari Alexandrina Anggal ini menjabat sebagai Wakil Bupati Manggarai Timur periode 2018-2024, mendampingi Bupati Andreas Agas.

Setelah sukses menjadi Wakil Bupati, Stefanus menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Matim.

Sebelum meniti karier politik, pria kelahiran 16 Agustus 1958 ini meniti karier sebagai birokrat di daerah itu.

Ia sempat menjabat Sekretaris Kecamatan Borong pada tahun 2004 dan dua tahun kemudian dilantik menjadi Camat Borong.

Selanjutnya pada tahun 2008, ia menjabat Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja, lalu tahun 2013 dipantik menjadi Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Ia kemudian menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah mulai tahun 2015 sampai pensiun dari PNS untuk mengikuti Pilkada 2018.

Yohanes

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.