BerandaPERISTIWAKunjungi Labuan Bajo, Jokowi...

Kunjungi Labuan Bajo, Jokowi Ganti Nama Hotel Plat Merah yang Sempat Tunggak Bayar Pajak

Labuan Bajo, Floresa.co Meski sempat tungguk membayar pajak ke Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat [Pemda Mabar], Provinsi Nusa Tenggara Timur [NTT] hotel milik BUMN yang sebelumnya bernama Inaya Bay yang berlokasi di Kampung Ujung, Kelurahan Labuan Bajo, kini berganti nama.

Nama hotel plat merah itu secara resmi berubah menjadi Meruora.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sendiri yang datang mencopot nama lama tersebut didampingi Menteri BUMN Erik Tohir, Menteri Perhubungan, Menteri PUPR dan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pada Kamis 14 Oktober 2021.

Sebelumnya, pada 10 April 2021 lalu, hotel tersebut sempat disegel KPK bersama Pemda Mabar karena mangkir membayar pajak senilai lebih dari satu miliar.

BACA: Di Labuan Bajo, Ajudan Kapolda NTT Halangi Jurnalis TVRI Saat Liputan

Namun, tak lama berselang, banner yang bertuliskan “Hotel ini menunggap pajak daerah” yang dipasang di depan pintu masuk hotel itu hilang.

Kepala Keuangan Mabar Salvator Pinto mengatakan pihak hotel telah melunasi tagihan pajak. “Semua sudah dilunasi,” kata Pinto, Rabu, 13 Oktober.

Pantauan Floresa.co, Rombongan Presiden Jokowi tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo sekitar jam 10.00 Wita dan langsung bergegas menuju Dermaga Pelindo di Rangko, Kelurahan Wae Kelambu.

Usai meresmikan Dermaga Pelindo, Jokowi langsung mendatangi hotel Inaya Bay.

Ferdinand Ambo/Floresa

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Komodo Dibawa ke Negara Lain, Bukan Hal Baru!

Labuan Bajo, Floresa.co - Penangkapan penyelundup Komodo di Jawa Timur (Jatim)...

10 Pelukis asa NTT Gelar Pameran Lukisan di TIM

Jakarta, Floresa.co - 10 orang pelukis asal Nusa Tenggara Timur (NTT)...

Dere Serani, Lagu Rohani Manggarai Kini Hadir dalam Kemasan Instrumental

FLORESA.CO - Musisi muda asal Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Joe...

Rentetan Aksi Represif Aparat di Labuan Bajo: Warga di Kafe Diserang dan Dipukuli

Tindakan represif itu diawali dengan peringatan agar ratusan massa yang berkumpul di depan markas Polres Mabar segera membubarkan diri. Dimulai dengan tembakan peringatan, aparat melakukan penyerangan dengan memukul warga serta merusakkan beberapa kursi di dalam kafe.

Mengenal Motif Songke-Kain Tenun Sulam Manggarai Timur

Borong, Floresa.co - Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki...

Buntut Kenaikan Tarif ke TN Komodo, Pelayanan Jasa Wisata di Labuan Bajo akan Mogok Massal, Dimulai 1 Agustus 2022

“Kami dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dari pihak manapun, dalam menyepakati komitmen pemberhentian semua pelayanan jasa pariwiata di Kabupaten Manggarai Barat yang akan dimulai pada tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2022,” demikian ditegaskan pelau wisata.

Konservasi vs Investasi

Oleh: GREGORIUS AFIOMA, Peneliti pada Sunspirit for Justice and Peace Pemerintah perlu...

Jokowi Umumkan Pulau Rinca untuk Pariwisata Massal, Pulau Padar dan Komodo untuk Pariwisata Eksklusif

Skema ini mengancam keutuhan Taman Nasional Komodo sebagai rumah perlindungan aman bagi satwa langka Komodo dari ancaman kepunahan akibat perubahan iklim dan dari desakan aktivitas eksploitatif manusia. Dengan skema itu pula, telah terjadi perubahan drastis paradigma pembangunan pariwisata dari ‘community based-tourism’ menjadi ‘corporate-driven tourism’.