BerandaPERISTIWAJelang Kedatangan Jokowi, Kota...

Jelang Kedatangan Jokowi, Kota Labuan Bajo Jadi Terang Benderang

Floresa.co – Ada yang berubah di beberapa jalanan di kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat [Mabar] menjelang kunjungan Presiden RI Joko Widodo, pada Kamis, 14 Oktober 2021.

Jalan protokoler di depan Kantor Bupati Mabar, jalan Sernaru, jalan di depan Kantor KPU Mabar, jalan di Kampung Ujung dan beberapa lainnya dari sebelumnya gelap gulita berubah menjadi terang-benderang.

Selain itu, lampu merah di perempatan menunju Bandara Komodo dari Gang Pengadilan yang sudah lama tidak berfungsi, sejak malam tadi sudah kembali normal.

Informasi yang diperoleh Floresa.co, Jokowi akan meresmikan Dermaga Multipurpose di Rangko, Kelurahan Wae Kelambu. Selain itu, dia juga akan meresmikan beberapa fasilitas pariwista di Gua Batu Cermin serta Puncak Waringin.

Selanjutnya, dia dikabarkan akan mendatangi Hotel Inaya Bay untuk pergantian nama fasilitas milik BUMN tersebut.

Ferdinand Ambo/Floresa

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Komodo Dibawa ke Negara Lain, Bukan Hal Baru!

Labuan Bajo, Floresa.co - Penangkapan penyelundup Komodo di Jawa Timur (Jatim)...

10 Pelukis asa NTT Gelar Pameran Lukisan di TIM

Jakarta, Floresa.co - 10 orang pelukis asal Nusa Tenggara Timur (NTT)...

Dere Serani, Lagu Rohani Manggarai Kini Hadir dalam Kemasan Instrumental

FLORESA.CO - Musisi muda asal Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Joe...

Rentetan Aksi Represif Aparat di Labuan Bajo: Warga di Kafe Diserang dan Dipukuli

Tindakan represif itu diawali dengan peringatan agar ratusan massa yang berkumpul di depan markas Polres Mabar segera membubarkan diri. Dimulai dengan tembakan peringatan, aparat melakukan penyerangan dengan memukul warga serta merusakkan beberapa kursi di dalam kafe.

Mengenal Motif Songke-Kain Tenun Sulam Manggarai Timur

Borong, Floresa.co - Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki...

Buntut Kenaikan Tarif ke TN Komodo, Pelayanan Jasa Wisata di Labuan Bajo akan Mogok Massal, Dimulai 1 Agustus 2022

“Kami dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dari pihak manapun, dalam menyepakati komitmen pemberhentian semua pelayanan jasa pariwiata di Kabupaten Manggarai Barat yang akan dimulai pada tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2022,” demikian ditegaskan pelau wisata.

Jokowi Umumkan Pulau Rinca untuk Pariwisata Massal, Pulau Padar dan Komodo untuk Pariwisata Eksklusif

Skema ini mengancam keutuhan Taman Nasional Komodo sebagai rumah perlindungan aman bagi satwa langka Komodo dari ancaman kepunahan akibat perubahan iklim dan dari desakan aktivitas eksploitatif manusia. Dengan skema itu pula, telah terjadi perubahan drastis paradigma pembangunan pariwisata dari ‘community based-tourism’ menjadi ‘corporate-driven tourism’.

Konservasi vs Investasi

Oleh: GREGORIUS AFIOMA, Peneliti pada Sunspirit for Justice and Peace Pemerintah perlu...