Sabtu, 23 Oktober 2021

Putusan Banding Kasus Kerangan: Vonis Penjara Dula Bertambah, Achyar dan Veronika Tetap

Floresa.co – Vonis untuk Agustinus Ch Dula, Mantan Bupati Manggarai Barat dalam kasus korupsi pengalihan aset tanah pemerintah di Kerangan/Toro Lemma Batu Kallo bertambah jadi 9 tahun setelah Pengadilan Tinggi Kupang mengabulkan permohonan banding oleh oleh pihak kejaksaan.

Sementara untuk dua orang lainnya, Muhammad Achyar dan Veronika Syukur, vonis penjaranya tetap seperti putusan sebelumnya oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Kupang. Yang berbeda dalam vonis ini untuk Achyar adalah dihapusnya pidana uang pengganti 560 juta rupiah.

Sebelumnya, Dula divonis tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor pada 30 Juni lalu, hal yang membuat pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan banding. Dalam putusannya, hakim pengadilan tinggi yang diketuai Hariono dan anggota Cening Budiana dan Endang Subekti Ayu Sumarmaningsih menyatakan mereka memperbaiki putusan Pengadilan Tipikor untuk itu. Hakim juga menjatuhkan denda  sebesar 600 juta rupiah, subsider 3 bulan penjara.

Masa tahanan mantan bupati dua periode ini yang telah dijalani dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, demikian menurut putusan hakim.

Sementara untuk Achyar, hukumannya tetap 10 tahun 6 bulan, demikian juga Veronika 7 tahun 6 bulan.

Merespon putusan banding untuk Dula ini, Hendrik Tiip, JPU dalam kasus ini mengatakan pada Selasa, 21 September 2020 memberikan apresiasi yang tinggi kepada para hakim.

“Putusan tersebut adalah putusan hakim yang progresif dan mencerminkan putusan yang tepat, yang berdampak juga pada penyelenggaraan pemerintahan di daerah, khususnya di  Manggarai Barat,” katanya.

Ia mengatakan, mereka baru memutuskan untuk menerima atau melakukan kasasi terhadap putusan itu setelah melapor kepada Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat.

Sementara untuk Achyar, kata dia, mereka akan melakukan upaya kasasi terkait dihapusnya pidana uang pengganti.

“Untuk Veronika Syukur juga kami lakukan upaya kasasi,” ujar Hendrik.

FLORESA

- Advertisement -

BERI KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga