BerandaPERISTIWAKades dan Bendahara Desa...

Kades dan Bendahara Desa Lemarang Diumumkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi 

Floresa.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai mengumumkan bahwa Kepala Desa dan Bendahara Desa Lemarang, Kecamatan Reok Barat menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana desa dengan kerugian negara lebih dari Rp 200 juta.

“Saat ini berdasarkan hasil ekspos perkara, tim menentukan bahwa (kepala desa dan bendahara) pihak yang paling bertanggung jawab,” ujar Kepala Kejari Manggarai, Bayu Sugiri, Kamis, 27 Mei 2021.

Bayu menjelaskan, kasus yang menjerat Kepala Desa Donatus Su dan Bendahara Katarina Nengsi itu terkait dengan anggaran dana desa tahun 2017 dan 2018.

Jaksa, tambahnya, sudah memeriksa 19 orang saksi dan 2 orang ahli dari Universitas Flores dan tim Inspekrorat, di mana kerugian negara ditaksir mencapai Rp 229.907.066,-

Pengumuman itu disampaikan setelah pada Kamis pagi tim Kejari menggeledah ruangan penyimpanan dokumen di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk melengkapi alat bukti.

Setelah satu jam penggeledahan, tim yang berjumlah sembilang orang itu pulang dengan membawa satu kotak dokumen.

Kasi Pidsus Kejari Manggarai, Rizal Pradata mengatakan, pihaknya akan melakukan pemanggilan kedua para tersangka pada Senin pekar depån, 31 Mei.

Floresa.co belum berhasil mendapat komentar dari Donatus dan Katarina terkait kasus ini.

FLORESA

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

KPK Tantang Gereja Katolik Audit Keuangan

Floresa.co - Seorang anggota senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menantang Gereja Katolik...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

Mengolah Kemiri Agar Harganya Selangit

Oleh: F RAHARDI Provinsi Nusa Tenggara Timur,khususnya Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor...

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.