Jumat, 30 Juli 2021

Guru Inspiratif Nasional dari SMPN 5 Sambi Rampas

Rhamdani menjadi salah satu dari lima guru di Indonesia yang mendapat Apresiasi Kategori Guru SMP Inspiratif tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud RI

Floresa.co – Tahun 2015, Khamdani Muhaimin menginjakkan kaki pertama kali di bumi Manggarai Timur, tepatnya di Desa Rana Mese, Kecamatan Sambi Rampas.

Guru asal Jawa Tengah itu ditugaskan di SMPN 5 Sambi Rampas, setelah lulus seleksi CPNS jalur khusus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2014.

Sebelum lulus PNS, alumni Universitas PGRI Semarang 2009 itu, pernah mengajar di SMK Muhammadiyah 3 Semarang, selama dua tahun.

- Advertisement -

Pada 2011, ia mengikuti tes program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud. Khamdani dinyatakan lulus dan ditempatkan di SMPN 4 Nangapanda, Kabupaten Ende selama satu tahun.

Lalu pada 2013, ia kembali ke Jawa Tengah dan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Semarang dan lulus pada 2014. Pada tahun yang sama, Kemendikbud juga membuka tes CPNS jalur khusus untuk guru-guru SM3T yang sudah selesai PPG untuk menjadi Guru Garis Depan (GGD) yang akan ditempatkan di daerah 3T.

“Saya ikut tes itu dan memilih SMPN 5 Sambi Rampas. Alhamdulilah, saya lulus dan datang ke sini sejak 2015,” katanya, Rabu, 25 November 2020.

Sebagai guru baru yang datang dari daerah maju, ia butuh adaptasi dengan kondisi lingkungan tempat mengajarnya  yang serba terbatas, seperti infrastruktur jalan yang rusak, jaringan telekomunikasi yang sulit, air minum bersih yang susah dan belum terjangkau listrik PLN.

“Saat mengajar di Jawa Tengah, banyak kemudahan yang bisa dilakukan, sementara di SMPN 5 Sambi Rampas – daerah baru untuk mengabdi dan mengajar – memiliki banyak kekurangan fasilitas-fasilitas di sekolah tersebut. Kalau soal sumber daya manusia guru tidak ada perbedaan,” jelasnya.

Kondisi yang serba terbatas itu memacu Khamdani untuk melakukan berbagai inovasi di sekolah dan di tengah masyarakat.

“Saya harus keluar dari guru zona nyaman dan melakukan berbagai langkah-langkah inovasi sesuai dengan fasilitas, sarana dan prasarana yang serba terbatas,” jelasnya.

Berbekal pengalamannya dan pengetahuan yang diperoleh saat kuliah dan mengajar di Jawa, Khamdani melakukan inovasi digital di sekolahnya yaitu melaksanakan ujian semester dan ulangan harian dengan sistem Computer Based Test (CBT) offline bagi siswa-siswi.

“Saya manfaatkan 27 tablet, laptop, komputer, dan proyektor bantuan dari Kemendikbud di sekolah untuk ujian digital offline bagi siswa-siswi. Selain itu,¬† pemilihan ketua Osis di SMPN 5 Sambi Rampas juga sekarang sudah pakai sistem digital,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga memanfaatkan rumah kontraknya untuk dijadikan Rumah Belajar di luar jam sekolah bagi siswa-siswi.

“Di rumah itu biasa kami beri bimbingan gratis untuk mata pelajaran Matematika, IPA, dan mata pelajaran lainnya bagi siswa-siswi yang hendak belajar di luar jam sekolah. Kebetulan istri saya juga guru, meskipun ia mengajar di sekolah lain, tetapi kami sama-sama bimbing siswa-siswi saya saat belajar di rumah,” katanya.

Sedangkan di tengah masyarakat, untuk mengatasi kesulitan air, ia membangun dua bak penampung air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Ada donatur yang baik hati dari Pulau Jawa. Tugas saya mengawasi pelaksanaan pembangunan sarana air minum bersih di sini,” tuturnya.

Raih Penghargaan Guru Inspiratif Nasional 2020

Usaha, kerja keras dan inovasi yang dilakukan Khamdani di SMPN 5 Sambi Rampas mendapat penghargaan dari Kemendikbud.

Rhamdani menjadi salah satu dari lima guru di Indonesia yang mendapat Apresiasi Kategori Guru SMP Inspiratif tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud RI dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2020 dengan tema Membangkitkan Semangat Mewujudkan Merdeka Belajar.

“Saya tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan ini. Terima Kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, Kepala Sekolah, rekan guru, Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur, siswa-siswi SMPN 5 Sambi Rampas, dan masyarakat Desa Rana Mese yang memberikan support kepada saya,” pungkasnya.

Khamdani akan berangkat ke Jakarta pada 27 November 2020 untuk mendapatkan penghargaan sebagai Guru Inspiratif Nasional 2020.

ROSIS ADIR

- Advertisement -

Baca Juga