Vinsensius Reamur. (Foto: Ist)

Floresa.co – Vinsensius Reamur, terpilih – secara aklamasi – menjadi ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Manggarai Timur.

Namanya diumumkan oleh Yohanes Nahas – mantan ketua Golkar Matim periode 2017-2020 – dalam pembukaan musyawarah daerah (Musda) III Golkar Matim di Hotel Kasih Sayang Borong pada Selasa, 28 Juli 2020.

“Berdasarkan musyawarah mufakat – dengan tanpa mengesampingkan demokrasi – Vinsensius Reamur dan Yosep Ode dipercayakan oleh seluruh kader dan pengurus partai Golkar Manggarai Timur, untuk menjadi ketua dan sekertaris selama lima tahu ke depan,” kata Nahas dalam sambutannya.

Vinsensius Reamur adalah satu-satunya kader Golkar Matim yang mempertahan kursi di DPRD Manggarai Timur selama dua periode, di tengah situasi meredupnya partai berlambang pohon beringin itu di Matim.

Padahal, ada beberapa kader yang kemudian memilih hengkang ke partai lain karena eksitensi Golkar Matim yang kian suram pasca Pemilu 2014.

“Saya ingin mengembalikan kejayaan partai Golkar di Manggarai Timur,” kata Ndeng, merujuk 10 tahun silam, di mana partai besutan Erlangga Hartato itu meraup kursi Bupati dan pimpian DPRD Manggarai Timur.

Menurutnya, untuk mewujudkan cita-cita itu, yang paling pertama dilakukan selama masa kepemimpinannya di Golkar Matim adalah menata kembali kepengurusan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa.

Selain itu, lanjutnya, ke depan Golkar Matim akan rutin melakukan musyawarah-mufakat dalam rangka mendapatkan masukan-masukan dari kader dan pengurus dari berbagai tingkatan untuk membesarkan partai tersebut.

“Lalu, kami juga akan lebih rutin lagi turun ke basis-basis rakyat untuk menjaring aspirasi, yang kemudian melalui partai akan kami dorong aspirasi tersebut ke pemerintah untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dan, yang paling penting juga, kata dia, bagaimana Golkar Matim ke depan menarik simpati dari kaum perempuan untuk terlibat aktif sebagai kader partai.

“Target kami, kuantitas kader perempuan itu bisa 50-60 persen, sesuai arahan pusat,” ucapnya.

Menurut Ndeng, mengurus partai politik atau bergabung ke partai politik bukan dilihat dari banyak uang atau tidak. Tetapi, lebih dari itu adalah rasa tanggung jawab untuk membesarkan partai.

“Kami membuka ruang sebesar-besarnya kepada siapa saja yang ingin bergabung bersama partai Golkar, selagi dia punya komitmen untuk bersama kami membesarkan partai ini,” ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader Golkar Matim yang telah mempercayakan dirinya untuk menahkodai partai tersebut selama lima tahun ke depan.

“Saya berharap kepercayaan teman-teman kader Golkar ini juga sejalan dengan dukungan untuk kita sama-sama membesarkan partai ini ke depannya,” pungkasnya.

ARD/FLORESA