BerandaNUSANTARAGereja di Batam, Kepri...

Gereja di Batam, Kepri Jadi Klaster Baru Penyebaran COVID-19

Floresa.co – Tim Gugus Tugas Percepatanan Penanganan COVID-19 di Batam, Provinsi Kepulauan Riau menyatakan Gereja HOQ Eden Park sebagai klaster baru penyebaran penyakit yang kini menjadi pandemi global itu, menyusul adanya 26 jemaat yang dinyatakan positif terkena virus.

Pemerintah pada Minggu, 31 Mei 2020 secara resmi menamakan ‘Klaster HOG’ untuk kasus-kasus COVID-19 yang terkait dengan gereja itu.

Menurut satuan tugas, anak kembar berusia 1 tahun adalah yang terbaru di antara 26 kasus yang dinyatakan positif. Orang tua dari anak kembar itu juga dinyatakan positif COVID-19.

Walikota Batam yang juga Kepala Tim Gugus Tugas, HM Rudi mengatakan telah ada delapan kasus baru di Batam pada hari Sabtu, 30 Mei.

Dari delapan kasus, tujuh terkait dengan Klaster HOG.

Simak berita ini selengkapnya di sini

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.