Wisma Atlet Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai disiapkan sebagai lokasi alternatif karantina warga yang baru tiba daerah lain, terutama daerah yang terpapar Covid-19. (Foto: Floresa)

Floresa.co – Pemerintah Kabupaten Mangggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengisolasi tiga orang warganya di Wisma Atlet Stadion Golo Dukal yang terkait dengan Cluster Gowa.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus mengatakan, dari tiga orang itu, satu di antaranya adalah bagian dari Cluster Gowa, sebutan yang merujuk pada orang-orang yang pada Maret lalu ke Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengikuti acara keagamaan umat Muslim se-Asia. Banyak di antara peserta acara itu yang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Deno mengatakan, meski hanya satu warganya yang masuk Cluster Gowa itu, tetapi orang-orang dekatnya ikut diisolasi.

Ia memastikan bahwa warga yang masuk Cluster Gowa itu adalah seorang ibu, sehingga kini diisolasi bersama suaminya dan pembantu mereka.

“Kami sudah isolasi dia di Wisma Atlet sejak kemarin (Kamis), bersama pembantu dan suaminya,” ujar Deno kepada Floresa.co, Jumat, 1 Mei 2020.

Ia menjelaskan, ketiganya saat ini dalam keadaan sehat dan tidak ada tanda-tanda mengalami sakit.

“Meski tanpa gejala tapi sudah masuk kategori OTG [Orang Tanpa Gejala],” ujarnya.

Ia menambahkan ketiga orang ini juga belum menjalani test swab, untuk memastikan apakah mereka terpapar Covid-19.

“Kami kesulitan kirim swab. Akses udara sudah di-lock (tutup),” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT mengumumkan dua warga Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), wilayah yang bertetangga di Manggarai, postif Covid-19. Keduanya adalah warga Kecamatan Lembor, yakni di Kampung Lempe, Desa Wae Wako dan Kampung Watu Lendo, desa Siru.

Pemerintah Mabar sebelumnya melaporkan bahwa ada 22 orang dari wilayah itu yang menghadiri acara di Gowa itu.

Dari 22 orang ini, 13 orang terindikasi positif corona berdasarkan rapid test. Belum diketahui pasti apakah hasil tes swab dari ke-13 orang ini sudah diperoleh.

BACA: Warga Mabar ‘Cluster Gowa’ yang Terindikasi Covid-19 Sesuai Rapid Test Jadi 13 Orang

Marius Ardu Jelamu, Humas Provinsi NTT yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 tingkat Provinsi NTT mengatakan pihaknya masih terus melacak orang-orang yang masuk dalam Cluster Gowa ini.

Sejauh ini wilayah Kabupaten Manggarai belum ditemukan kasus positif Covid-19.

Bupati Deno mengatakan berusaha mempertahankan Manggarai tetap aman dari Covid-19.

“Saya bekerja maksimal untuk cegah virus ini masuk Manggarai,” ujarnya.

PTD/FLORESA