Floresa.co membuka kesempatan kepada Anda yang ingin menulis untuk publik melalui rubrik “Analisis” dan “Literasi.”

BerandaPERISTIWALagi, Pasien Dalam Pengawasan...

Lagi, Pasien Dalam Pengawasan Corona di Manggarai Barat Meninggal Dunia

Labuan Bajo, Floresa.co – Satu pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona di RSUD Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat meninggal dunia Selasa (28/4). Ini merupakan pasien PDP ke-4 yang meninggal di salah satu rumah sakit rujukan corona itu.

Pasien dengan inisial AS, berusia 30 tahun, itu meninggal dunia setelah tim medis menetapkannya sebagai PDP corona.

Selama ini AS menetap di Kampung Ujung, Labuan Bajo dan dikabarkan sering melakukan perjalanan kembali ke kampung asalnya di Bima, NTB.

Informasi yang diperoleh Floresa.co, pada 4 April 2020, AS baru saja kembali dari Bima. Karena sering melakukan perjalanan keluar daerah dan berdasarkan gejala penyakitnya, AS pun ditetapkan sebagai PDP saat mendatangi RSUD Marombok, Minggu  (26/4).

Saat masuk RSUD, AS diantar ibunya. Ia mengalami gejala muntah-muntah disertai kepala pusing berputar, mulut pahit, BAB lembek, dan badan hangat. Sebelum mengehembuskan nafas terahkir korban mengalami sesak nafas.

Pihak RSUD  juga  melakukan rapid test dan hasilnya reaktif atau terindikasi positif corona. Pengambilan sampel untuk swab juga sudah dilakukan pihak RSUD. Namun, hasilnya belum diketahui.

BACA JUGA: Satu Pasien PDP di RS Komodo Meninggal Dunia

Informasi lain yang diperoleh Floresa.co, 10 tahun lalu AS pernah mengalami jatuh. Karena itu, ada pula dugaan ia sakit karana cedera akibat jatuh itu.

Karena merupakan pasien PDP, AS dimakankan di pemakaman umum Menjerite, desa Tanjung Boleng, Selasa siang. Ia dimakamkan sesuai standar penaganan Covid-19.

Direktur RSUD Komodo dr. Maria Yosephina Melinda Gampar tidak berkomentar saat ditanyai soal pasien AS ini. Ia hanya membaca pesan WhatsApp yang dikirimkan Floresa.co.

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula membenarkan bahwa ada satu PDP yang meninggal dengan inisial AS. “Meningggal tadi pagi jam 7.30 dan jam 10.30 pagi dilakukan pengambilan swab,” ujar Dula dalam pesan WhatsApp kepada Floresa.co.

Dula mengatakan sampel untuk tes swab dikirm ke Laboratorium Litbangkes di Jakarta.

AS merupakan PDP  keempat yang meninggal di Manggarai Barat. Tiga PDP meninggal di RSUD Komodo dan satu lainnya di RS Siloam. Untuk PDP pertama di RSUD Komodo yaitu SS belakangan dinyatakan negatif corona berdasarkan tes swab.

FERDINAND AMBO/FLORESA

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga