BerandaPOLITIKEsok DPRD Manggarai Gelar...

Esok DPRD Manggarai Gelar Sidang Paripurna, Fraksi Golkar Putuskan Tidak Hadir

Floresa.coKetua DPRD Kabupaten Manggarai, Matias Masir memastikan bahwa Kamis esok, 26 Maret 2020 mereka menggelar rapat paripurna.

Rapat dengan agenda membahas penyampaian LKPj Kepala Daerah itu tidak akan dihadiri semua Fraksi, setelah Fraksi Golkar menyatakan tidak akan akan hadir karena menilai acara itu tidak mengindahkan dengan larangan berkumpul demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Matias beralasan, sidang itu tetap digelar karena sudah diagendakan dan jika ditunda maka agenda sidang selanjutnya akan terganggu.

“Agenda sidang kita sudah ada. Kalau (sidang) ini kita batalkan maka agenda sidang ke depan semuanya terganggu,” katanya, Rabu.

Terkait kekhawatiran akan Covid-19, ia mengatakan, ruangan sidang sudah dibersihkan.

“Yang terpenting persiapan ruangan sidang kita sudah bersihkan, juga yang lain berkaitan pencegahan,” katanya.

Sementara itu, Simprosa Rianasari Gandut,  Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Manggarai mengatakan, menolak sidang tersebut.

“Demi mencegah penyebaran Covid-19, demi keselamatan seluruh rakyat Manggarai, kami menolak sidang tersebut,” katanya.

“Saya sudah perintahkan Fraksi Golkar untuk tidak menghadiri sidang besok,” tambahnya.

Ia meminta agar rapat tersebut ditunda hingga menunggu kondisi membaik.

DPRD Manggarai, lanjut Simprosa, harus mengikuti larangan berkumpul yang disampaikan Presiden Joko Widodo, maklumat dari Kapolri Idham Aziz, dan instruksi dari Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat.

“Kita harus bisa mengikuti apa yang disampaikan Presiden, Kapolri, dan Gubernur dalam rangka social distancing,” katanya.

“Demi seluruh rakyat Manggarai, sidang itu harus ditunda,” tambah Gandut.

JOHN/FLORESA

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.