BerandaARTIKEL UTAMADiduga Korupsi, Kepala Desa...

Diduga Korupsi, Kepala Desa Ruis di Reok Manggarai Jadi Tersangka

Floresa.co – Kejaksaan Negeri Manggarai Cabang Reo menetapkan Sibertus Sahdan sebagai tersangka. Kepala desa Ruis, kecamatan Reok, kabupaten Manggarai, NTT itu diduga telah melakukan korupsi dana desa dengan perkirakaan kerugian negara mencapai Rp Rp 406.249.300.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Manggarai di Reo, Ida Bagus Putu Widnyana mengatakan Sibertus diduga melalakukan korupsi dana desa tahun anggaran 2015, 2016 dan 2017.

Sebelum ditetapkan menjadi tersangka, Sibertus menjalani pemeriksaan di ruang Kacabjari selama kurang lebih 4 jam. Setelah diperiksa, ia pun ditetapkan sebagai tersangka. Didampingi pengacaranya, ia mengenakan rompi berwarna merah mudah (pink).

Sibertus langsung diantar ke Rumah Tahanan Kelas II B Carep, Ruteng menggunakan mobil dinas Kejaksaan.

Ida Bagus Putu Widnyana mengatakan dalam proses penyidkan, pihaknya telah mengumpulkan keterangan saksi, keterangan ahli, alat bukti, surat, petunjuk dan sejumlah keterangan lain yang dapat mendukung proses pemeriksaan.

Dari proses pemeriksaan penyidik, menurutnya, ditemukan indikasi kerugian negara pada volume pengerjaan fisik di desa Ruis pada tahun 2015, 2016 dan 2017. Hal itu juga berdasarkan hasil penghitungan Inspektorat dan para Ahli.

Kerugian negara yang ditemukan sebesar Rp 406.249.300. Kerugian tersebut, jelasnya, merupakan akumulasi kerugian selama tiga tahun anggaran.

Engkos Pahing/Floresa

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.