Gereja Katedral Ruteng. (Foto: Ist)

Floresa.co – Keuskupan Ruteng akan menggelar berbagai kegiatan sosial, sebagai bagian dari rangkaian syukur menyambut uskup baru.

Keuskupan di wilayah Flores barat itu akan menggelar upacara pentahbisan uskup baru, Mgr Sirpianus Hormat Pr pada 19 Maret mendatang.

Romo Martin Chen Pr, Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Ruteng mengatakan, dalam rangka syukur atas tahbisan itu, mereka mengagendakan sejumlah kegiatan sosial sebagai bentuk aksi perhatian dan bela rasa dengan kaum miskin dan menderita.

Dalam pernyataan tertulisnya, Rabu, 22 Januari 2020, ia menyatakan, tahbisan Mgr Sipri itu bukanlah sebuah pesta, namun perayaan iman penuh syukur.

“Perayaan ini bukan hanya perayaan secara liturgi, bukan hanya pengurapan uskup, tetapi betul-betul menjadi perayaan iman yang mencakup seluruh aspek,” katanya seperti dilansir Katoliknews.com.

Dengan demikian, “kita membuat berbagai macam kegiatan sebagai bentuk ungkapan dari syukur iman itu.”

Ia menambahkan, kegiatan sosial itu dilakukan dalam bentuk kunjungan ke panti-panti asuhan, ke rumah sakit yang memberi pendampingan pelayanan terhadap anak cacat, Sekolah Luar Biasa dan panti rehabilitasi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Romo Martin menjelaskan, mereka juga akan menemui sesama saudara di panti asuhan khusus umat Muslim yang ada di Labuan Bajo.

Panitia tahbisan, kata dia, juga telah merancang program pengobatan gratis di tiga kabupaten yang ada dalam wilayah Keuskupan Ruteng, yakni Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur, termasuk operasi katarak dan pengobatan mata gratis untuk semua umat yang sakit.

Ia menjelaskan, kegiatan sosial ini juga berdimensi ekologis.

“Ada berbagai macam kegiatan kebersihan dan penghijauan. Ada juga kegiatan yang memperkuat atau meneguhkan iman umat, antara lain melalui katekese yang dilakukan di paroki-paroki, KBG serta sekolah-sekolah,” ujar Romo Martin.

Kegiatan penguatan iman umat ini, tambahnya, termasuk doa untuk para gembala dalam Tahun Penggembalaan 2020 yang telah dicanangkan keuskupan baru-baru ini.

Dalam kerangka itu, kata dia, pihak Keuskupan Ruteng akan menyelenggarakan banyak kegiatan ret-ret dan rekoleksi untuk kelompok gembala profesi, seperti para guru, petani, tukang dan lainnya serta awam yang berkarya di bidang politik, sosial-ekonomi dan profesi lainnya.

“Ini semua dilaksanakan untuk menguatkan dan menyadari bahwa panggilan menjadi gembala bukan hanya untuk para hierarki, tapi juga untuk semua umat yang telah dibaptis, sehingga menjadi gerakan bersama dalam tahun penggembalaan ini yang sekaligus dikaitkan dengan syukur dan penguatan iman dalam rangka tahbisan uskup baru,” katanya.

Uskup Sipri ditunjuk Vatikan pada September lalu menggantikan Mgr Hubertus Leteng Pr, yang mengundurkan diri pada 2016 setelah mencuatnya skandal terkait keuangan.

Ia berstatus sebagai sekertaris eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia saat diumumkan sebagai uskup.

ARL/Floresa