BerandaARTIKEL UTAMARayakan Natal Bersama di...

Rayakan Natal Bersama di Labuan Bajo, Apa Alasan Golkar?

Floresa.co – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar akan menggelar perayaan natal nasional di Labuan Bajo, kabupaten Manggarai Barat, NTT pada 26 Januari nanti. Lokasinya di aula SMA Katolik St Ignatius Loyola.

Perayaan natal bersama tersebut akan dihadiri ketua umum Airlangga Hartato dan juga seluruh jajaran pengurus DPP Golkar. Selain itu, seluruh anggota Fraksi Golkar DPR RI, Fraksi Golkar di seluruh kabupaten/kota di NTT dan serta pengurus  DPC Golkar tingkat kabupaten seindonesia.

Ketua DPW Partai Golkar NTT, Melki Lakalena kepada Floresa.co di Labuan Bajo, Sabtu (18/1) mengatakan tema perayaan natal partai Golkar sama dengan tema yang dikeluarkan KWI

“Tema kita sama seperti tema KWI. Hidup sebagai sahabat bagi sesama. Sementara sub tema bagi Partai Golkar adalah meningkatkan kebersamaan dan menghargai perbedaan,” ujar Melki.

Lantas mengapa memilih Labuan Bajo? Melki mengatakan hal itu sesuai dengan keiginan ketua umum Airlangga Hartato. Partai Golkar, jelas Melki, juga ingin mendorong agar program Presiden Jokowi di Labuan Bajo didukung penuh oleh Fraksi Golkar di DPR.

” Apalagi Labuan Bajo ini menjadi destinasi super prioritas,” jelasnya.

Ia menambahkan selain jajaran pengurus Golkar, seluruh unsur Forkompimda kabupaten/kota seluruh NTT akan diundang pada perayaan itu.

“Gubernur dan wakil gubernur NTT akan diundang bersama kepala daerah di wilayah NTT dan juga tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di Mabar. Target undangan seribu orang,” ujarnya.

Ferdinand Ambo/Floresa

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Bowosie: Bisnis Orang Pusat di Labuan Bajo?

Yosef Sampurna Nggarang berpandangan bahwa Badan Pelaksana Otoritatif Labuan Bajo Flores (BPO)-LBF lebih memberi kesan menjadi bagian dari oligarki yang ingin mengusai bisnis pariwisata di Labuan Bajo, dibanding berjuang agar mayoritas warga, terutama warga lokal bisa hidup dari pariwisata yang sudah mendunia itu dan kini dilabeli pariwisata super premium.

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.

“Pariwisata Holistik” Keuskupan Ruteng: Antara Kata dan Perbuatan

Keuskupan Ruteng sedang gencar mensosialisasikan konsep pariwisata holistik. Bagaimana sikap Keuskupan Ruteng terhadap sejumlah persoalan krusial yang dinilai berlawanan arah dengan prinsip pariwisata holistik itu?

Dikunjungi Bank Dunia, Warga Wae Sano Desak Batalkan Pendanaan Proyek Geothermal

"Kami menegaskan, sudah sejak awal tidak pernah sekalipun memberi persetujuan atas proyek geothermal Wae Sano. Kami sudah menyampaikan hal itu dalam surat yang telah kami kirim kepada Bank Dunia pada Februari 2020 dan Juli 2021," kata salah seorang warga