Floresa.co – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi merilis sejumlah wilayah yang berpontesi terjadi gerakan tanah pada Januari Tahun ini di wilayah NTT.

Dalam rilis itu, tercatat juga sejumlah wilayah di Manggarai Timur yang berpotensi terjadi gerakan tanah jika curah hujan tinggi selama Januari ini.

Berikut wilayah-wilayah di Matim yang berpotensi terjadi gerakan tanah:

Pertama, Kecamatan Borong dengan potensi gerakan tanah “menengah”.

Kedua, Kecamatan Elar dengan potensi gerakan tanah “menengah-tinggi”.

Ketiga, Kota Komba dengan potensi gerakan tanah “menengah”.

Keempat, Lamba Leda dengan potensi gerakan tanah “menengah-tinggi”.

Kelima, Poco Ranaka dengan potensi gerakan tanah “menengah-tinggi”.

Keenam, Sambi Rampas dengan potensi gerakan tanah “menengah-tinggi”.

Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, daerah yang potensi gerakan tanah kategori  “menengah”, gerakan tanah terjadi jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan.

“Daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah, pada
zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal,
sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali,” tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dalam rilis tersebut.

Sementara itu, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Manggarai Timur, Anton Dergong menghimbau seluruh masyarakat untuk selalu berwaspada terhadap segala kemungkinan terjadinya bencana alam.

Rosis/Floresa