BerandaPOLITIKFansi Jahang Dilantik Jadi...

Fansi Jahang Dilantik Jadi Sekda Manggarai

Ruteng, Floresa.co – Bupati Manggarai Kamelus Deno melantik Fansialdus Jahang sebagai Sekretaris Daerah yang baru. Fansi sebelumnya merupakan Kepala Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur.

Acara pelantikan dilangsungkan di Aula Nuca Lale Kantor Kabupaten Manggarai, Selasa 7 Januari 2020.

Hadir sebagai saksi Sekda Ngada, Theodosius Yosefus Nono dan Sekda Manggarai Timur, Boni Hasudungan.

Pengucapan sumpah janji jabatan didampingi Pastor Paroki Katedral Ruteng, Rm Benediktus Bensi Pr.

Selain Fansi, ada tiga pejabat eselon II B yang juga dilantik pada Selasa.

Pertama, Angkat Anglus sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Sebelumnya ia menduduki posisi sebagai  Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah dan sejak April 2019 ia dipercayakan menjadi Penjabat Sekda.

Kedua, Frumenstius Linus Tojo Kurniawan sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah, setelah sebelumnya menjadi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Ketiga adalah Kakang Fransiskus. Ia hanya bergeser dari jabatan Asisten Bidang pemerintahan dan Kesra menjadi Asisten Administrasi Umum

Engkos Pahing/Floresa

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Bowosie: Bisnis Orang Pusat di Labuan Bajo?

Yosef Sampurna Nggarang berpandangan bahwa Badan Pelaksana Otoritatif Labuan Bajo Flores (BPO)-LBF lebih memberi kesan menjadi bagian dari oligarki yang ingin mengusai bisnis pariwisata di Labuan Bajo, dibanding berjuang agar mayoritas warga, terutama warga lokal bisa hidup dari pariwisata yang sudah mendunia itu dan kini dilabeli pariwisata super premium.

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.

“Pariwisata Holistik” Keuskupan Ruteng: Antara Kata dan Perbuatan

Keuskupan Ruteng sedang gencar mensosialisasikan konsep pariwisata holistik. Bagaimana sikap Keuskupan Ruteng terhadap sejumlah persoalan krusial yang dinilai berlawanan arah dengan prinsip pariwisata holistik itu?

Dikunjungi Bank Dunia, Warga Wae Sano Desak Batalkan Pendanaan Proyek Geothermal

"Kami menegaskan, sudah sejak awal tidak pernah sekalipun memberi persetujuan atas proyek geothermal Wae Sano. Kami sudah menyampaikan hal itu dalam surat yang telah kami kirim kepada Bank Dunia pada Februari 2020 dan Juli 2021," kata salah seorang warga