Labuan Bajo, Floresa.co – Usai menggelar aksi protes di depan Kantor Bupati pada pukul 10.15 Wita, Rabu, 23 Oktober 2019, pengemudi lokal di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) menggelar audiensi dengan Bupati Agustinus CH Dula sekitar pukul 14.40 Wita.

Di hadapan Bupati Dula, mereka kukuh mengutarakan penolakan kehadiran Grab Car di wilayah Labuan Bajo.

“Secara mendasar kami menolak. Pertama, kehadiran grab tidak mendistribusikan keadilan bagi kami, khususnya pelaku lokal,” kata John salah satu perwakilan.

Menurut John, alih-alih mendukung grab yang merupakan perusahaan besar dari luar, lebih baik pemerintah memberdayakan perusahaana-perusahaan transportasi lokal.

“Kami berharap, pemerintah mendorong kami pengusaha lokal yang notabene putra daerah,” katanya.

Baca Juga: Janji Pamit dari Labuan Bajo, Pihak Grab Malah Temui Bupati, Pengemudi Lokal Protes

Sementara Bupati Dula mengakui jika pihak Grab sudah menemuinya namun masih dalam tahap perkenalan.

“Saya sudah minta mereka supaya sosialisasi dulu baru bisa beroperasi di Labuan Bajo,” katanya.

Pertemuan ini digelar usai terjadi keributan antar para pengemudi dengan pihak grab di depan Kantor Bupati sekitar pukul 10.15 Wita.

Mereka mengecam pihak grab karena dinilai melakukan penipuan di mana sebelumnya sudah berjanji pamit dari Labuan Bajo karena sudah ditolak namun kedapatan masih melanjutkan usaha mendatangka grab.

ARJ/Floresa