Kebakaran di Kelurahan Pitak Ruteng, Kecamatan Langke Remnogn. Beberapa bangunan ludes dimakan api. (Foto: Floresa).

Ruteng, Floresa.co Dua buah rumah toko (Ruko) dan dua buah rumah lainnya serta sejumlah kios yg terletak di kkelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, dilahap  pada Sabtu siang,  19 Oktober 2019 dilalap si jago merah.

Pantauan Floresa. Co, sekitar pukul 14.30 Wita, api yang melalap dua buah Ruko dan dua buah rumah itu serta sejumlah kios  masih diupayakan untuk dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang dibantu aparat TNI-Polri dan warga.

Namun karena kencangnganya tiupan angin ditambah minimnya mobil pemadam kebakaran, api tak dapat diatasi sehingga dua buah Ruko dan dua rumah tinggal serta sejumlah kios beserta isinya ludes jadi abu.

Sebuah Ruko yang menjual sembilan bahan pokok (Sembako) dan juga sebagai pangkalan minyak tanah sama sekali ludes, tidak menyisahkan satu barang dagang serta belasan drum minyak tanah serta semua perabot rumah tangga.

Sebuah bangunan Ruko lainnya milik Blasius Saha Satar yang dikontrakkan kepada Upan Supendi juga terbakar dengan segala isinya.

Upan Supendi yang menjadi penjual keliling, mengontrak Ruko tersebut untuk dijadikan tempat jualan dan gudang barang dagangan seperti sendal, sepatu dan perabot dapur.

Puluhan karung sendal dan sepatu serta perabot dapur milik warga asal Jawa Barat tersebut, hangus terbakar.

Kepada wartawan, Upan Supendi mengaku, dirinya  hanya bisa menyelematkan sebuah karung berisi sendal.

“Yang lain tak terselamatkan, karena kepulan api dan asap yang datang dengan tiba-tiba,” akunya.

Bangunan lain milik kakak-beradik Mon Ceha dan Rudi Ceha juga hangus. Rumah Rudi Ceha yang di depannya terdapat Kios pulsa, loundry, dan tempat penjualan gorengan juga tak tersisa dari amukan si jago merah.

Rumah milik Mon Ceha yang dikontrakan kepada Mulyono juga tak tersisa, termasuk sebuah mobil merk Rush milik Mulyono.

Saat kejadian, informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan bahwa Mulyono lagi berada di Kupang untuk merawat istrinya.

Api tak merambat ke bangunan lain karena para petugas dibantu warga berjuang sekuat tenaga dengan menambah mobil Damkar, mobil tanki air milik PDAM Tirta Komodo Jaya serta water Canon dari Polres Manggarai.

Akhirnya api berhasil dipadamkan kira-kira pukul 15.30 Wita, setelah berjuang lebih dari dua jam.

Sumber Api

Berbagai sumber di TKP menyebutkan, di depan rumah milik RC terdapat tempat penjualan gorengan, yang berdampingan dengan tempat penjualan minyak tanah, tempat loundry.

Sumber-sumber di TKP itu menyebutkan api yang menyebabkan kebakaran tersebut diduga berasal dari tempat pembuatan gorengan, yang berada di depan rumah milik RC tersebut.

Gorengan yang diapiti tempat penjualan eceran minyak tanah dan juga pangkalan minyak tanah yang sekaligus toko Sembako milik Alex Jemada merambat dalam hitungan menit sehingga empat bangunan dan Kios ludes seketika.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun para pemilik usaha Ruko dan Kios terlihat histeris dan shok. Mereka menyaksikan bangunan dan usaha mereka yang sudah menjadi abu.

Camat Langke Rembong, Salesius Mas Angkat yang dikonfirmasi wartawan di tempat kejadian, belum bisa berkomentar banyak.

“Saya belum memperoleh informasi terkait sumber api dan jumlah kerugian,” kata Sales Mas Angkat singkat.

AKA/Floresa