Masyarakat Satar Padut menyambut secara adat kedatangan Perwakilan Kemendes PDTT dan Bupati Matim Andreas Agas. (Foto: Istimewa).

Borong, Floresa.coKementerian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia membangun embung Wae Rutung di Dusun Sambi Onok, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur (Matim, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kemendes PDTT memilih wilayah Satar Padut sebagai daerah sasaran pembangunan embung itu lantaran selama ini, wilayah tersebut selalu mengalami kekurangan air untuk kebutuhan rumah tangga dan irigasi.

Embung dengan nilai kontrak Rp 890.287.000 dan dikerjakan oleh CV Trisa itu resmi dibangun pada 1 Agustus 2019, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Matim Andreas Agas dan disaksikan oleh pihak Kemendes PDTT dan masyarakat setempat.

Menurut Direktur Sarpras PDT Kemendes PDTT, Agus Kuncoro, biaya pembangunan embung itu bersumber dari APBN, yang kemudian dihibakan ke Desa dan menjadi aset desa.

Ia menjelaskan, Kemendes PDTT akan terus melakukan pengecekan agar embung tersebut benar-benar membawa dampak positif bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air.

“Kita tidak hanya membangun, tapi kita akan terus melakukan pengecekan.” “(Tujuannya) agar target mensejahterakan masyarakat benar benar terjadi,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat sekitar agar menjaga dan merawat embung tersebut.

Sementara Bupati Agas mengatakan, masyarakat wajib mendukung semua program Pemerintah.

“Semua program Pemerintah baik adanya bagi masyarakat,” katanya.

ARD/Floresa