Aparat kepolisian dan militer sedang mengambil keterangan terkait peristiwa hilangnya Kepala Desa Terong, Eduardus Palus. (Foto: Ist.)

Floresa.co – Seorang kepala desa di Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur dilaporkan hilang sejak Minggu, 20 April 2019. 

Proses pencarian terhadap Kepala Desa Terong, Eduardus Talus itu masih terus dilakukan, demikian keterangan dari pihak Polres Manggarai yang diperoleh Floresa.co, Selasa, 24 April.

Pihak Polres telah mengirimkan anggota ke rumah Kades Eduardus pada Senin. 

Menurut isterinya, Rosalina Jemina, Kades berusia 50 tahun, warga Kampung Woang itu menghilang sejak Minggu pagi. 

Pada pukul 05.00 Wita, Rosalina meninggalkan rumah untuk Misa Minggu Paskah di Paroki Narang. Namun, saat kembali pada pukul 08.00, ia hanya mendapati TV dalam keadaan hidup.

“Korban tidak berada dalam rumah,” demikian keterangan polisi.

Setelah mencari di sekitar rumah tetangga dan keluarga, Kades Eduardus tidak ditemukan.

Warga lalu melaporkan peristiwa itu ke Babinsa Koramil 07/Satar Mese,dan Babinkamtibmas Polsek Satar Mese.

Polisi merilis ciri-ciri fisiknya, antara lain kulit sawo matang, tinggi badan 165 cm, muka bulat, menggunakan baju kemeja batik, abu-abu, jaket warna hitam dan celana pendek warna hitam.

Korban selama ini dilaporkan mengidap penyakit gula dan lambung.

“Keluarga sudah melakukan pencarian di sekitar rumah keluarga jauh-dekat dan pondok kebun sekitar Desa Terong, namun belum menemukannya sampai saat ini (sudah 3 hari),” jelas polisi.

Polisi sudah menghimbau keluarga untuk bersabar dan tetap optimis mencari keberadaan korban.

Polisi juga sudah berkoordinasi dengan sekretaris desa untuk mengerahkan seluruh warga, menyisir lokasi di Kampung Woang dan sekitarnya.

NJM/Floresa