Salah seroang siswi SMPK Talibura yang mengalami kerasukan. (Foto: Istimewa).

Maumere, Floresa.co – Kerasukan massal terjadi atas belasan pelajar Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Supra Talibura, Desa Talibura, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 27 Februari 2019, sekitar pukul 07.30 Wita.

“Kejadian tersebut sudah berlangsung selama seminggu dan setiap hari ada 1 (satu) orang siswa SMPK yang mengalami kerasukan,” jelas Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang kepada Floresa.co, Rabu 27 Februari, 2019.

“Hari ini, sekitar pukul 07.30 Wita terjadi kerasukan massal. Di mana sekitar kurang lebih 14 orang yang mengalami kerasukan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari pihak sekolah, kejadian kerasukan massal tersebut mulai terjadi akibat adanya pembangunan ruangan laboratorium sekolah.

“Setiap siswa yg mengalami kerasukan, selalu mengatakan rumah mereka sudah dibongkar dan dirusak. Hal itu dikarenakan, awal mula ada pohon johar besar yang tumbuh di tempat tersebut ditebang untuk pembangunan ruangan laboratorium sekolah,” ungkap Situmorang.

Situmorang menambahkan, untuk mengatasi tidak terjadi kerasukan itu, pihak sekolah telah mengundang pemangku adat setempat untuk melakukan upacara adat di lokasi tersebut.

“Upacara adat pun sudah selesai dilakukan pada pukuk 09.30, di belakang ruangan laboratorium sekolah,” tambahnya.

NN/Floresa