BerandaARTIKEL UTAMADikerjakan Tahun 2016, Ruas...

Dikerjakan Tahun 2016, Ruas Jalan Lemes – Kenari di Mabar Sudah Mulai Rusak

Labuan Bajo, Floresa.coRuas Jalan Lemes – Kenari, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT sudah mulai rusak. Padahal, ruas jalan itu baru dikerjakan pada 2016 lalu.

Pantauan Flores.co, Senin 3 Desember 2018, di beberapa titik, pada badan jalan, aspal sudah tidak ada. Bahkan ada yang sudah nampak mencekung hingga menjadi genangan air hujan.

Informasi yang diperoleh Floresa.co, proyek itu dikerjakan PT. Violeta Cakra Kencana dengan pagu Rp5 Miliar, dengan nama paket Nggorang-Kenari.

Anggota DPR, Mabar Gading menilai pemerintah setengah hati mengerjakan proyek itu

“Kalau sejak awal mereka mengawasi secara baik, pasti hasilnya maksimal. Ada inidikasi pengawas hanya datang saat pertama kali dikerjakan dan datang lagi setelah proyek itu selesai dikerjakan,” katanya.

“Mereka tidak serius mengawasi. Demikian juga OPD (organisasi perangkat daerah-red) terkait,” tambahnya.

BACA JUGA: Baru Selesai Dikerjakan, Proyek Jalan Senilai 1,8 Miliar di Mabar Sudah Mulai Rusak

Menurutnya, DPRD Mabar sudah berkali-kali menyoroti persoalan proyek jalan di wilayah Mabar, namun tidak ada perubahan serius.

“Proyek itu baru dikerjakan tahun lalu. Faktanya sudah rusak,” katanya.

“Mungkin idealnya kita bisa ribut di jalan atau melakukan tindakan yang lebih ekstrim melihat cara kerja mereka. Tetapi kita dibatasi regulasi (hukum),” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas PU Ovan Adu mengaku tidak mengetahui persoalan itu.

“Saya tidak hafal itu. Nanti saya cek lagi,” ujarnya.

Ferdinand Ambo/Floresa

 

 

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

10 Pelukis asa NTT Gelar Pameran Lukisan di TIM

Jakarta, Floresa.co - 10 orang pelukis asal Nusa Tenggara Timur (NTT)...

Rentetan Aksi Represif Aparat di Labuan Bajo: Warga di Kafe Diserang dan Dipukuli

Tindakan represif itu diawali dengan peringatan agar ratusan massa yang berkumpul di depan markas Polres Mabar segera membubarkan diri. Dimulai dengan tembakan peringatan, aparat melakukan penyerangan dengan memukul warga serta merusakkan beberapa kursi di dalam kafe.

Komodo Dibawa ke Negara Lain, Bukan Hal Baru!

Labuan Bajo, Floresa.co - Penangkapan penyelundup Komodo di Jawa Timur (Jatim)...

Dere Serani, Lagu Rohani Manggarai Kini Hadir dalam Kemasan Instrumental

FLORESA.CO - Musisi muda asal Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Joe...

Mengenal Motif Songke-Kain Tenun Sulam Manggarai Timur

Borong, Floresa.co - Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki...

Catatan Sosialisasi Kenaikan Tarif ke TN Komodo: Irman Firmansyah Ajak Berdebat Secara’Akademis’ dan Pelaku Wisata yang Kukuh Menolak  

Peneliti dari Institut Pertanian Bogor, Irman Firmansyah memantik keributan dalam ruangan setelah mengajak siapapun untuk berdebat, dengan catatan lawannya tersebut ialah seorang akademisi. “Kalau ada yang mau berdebat akademik, saya ‘open’, tapi sesama akademisi. Kalau yang tidak juga nanti akan habis waktu,” ujarnya.

Buntut Kenaikan Tarif ke TN Komodo, Pelayanan Jasa Wisata di Labuan Bajo akan Mogok Massal, Dimulai 1 Agustus 2022

“Kami dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dari pihak manapun, dalam menyepakati komitmen pemberhentian semua pelayanan jasa pariwiata di Kabupaten Manggarai Barat yang akan dimulai pada tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2022,” demikian ditegaskan pelau wisata.

Konservasi vs Investasi

Oleh: GREGORIUS AFIOMA, Peneliti pada Sunspirit for Justice and Peace Pemerintah perlu...