Ratusan rumah di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat rusak, sebagian rata dengan tanah akibat angin puting beliung pada Minggu, 18 November 2018. (Foto: Floresa)

Labuan Bajo, Floresa.co – Ratusan rumah di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, rusak parah akibat angin puting beliung dan petir.

Lima orang warga juga dilaporkan mengalami luka serius karena terkena puing dalam musibah itu yang terjadi pada Minggu sore, 18 November 2018.

Pantauan Floresa pada Senin, beberapa rumah bahkan ambruk hingga rata dengan tanah. Warga terpantau sedang berupaya mengevakuasi harta benda yang masih bisa dipakai.

Lima warga yang menjadi korban mengalami luka di sekujur tubuh. Kini, mereka sudah mendapat penanganan medis.

Salah seorang warga, Erni (38) mengatakan, angin terjadi bersamaan dengan hujan deras yang mengguyuri wilayah mereka.

Warga, kata dia, rata-rata warga berada di dalam rumah ketika tiba-tiba angin puting beliung muncul dari arah barat, sekitar 16.40 Wita .

“Kejadiannya cepat sekali. Selain hujan, ada petir juga. Anginnya mungkin hanya tiga menit dan saat itu anak-anak ada di dalam rumah semua. Karena angin, mereka lari keluar. Ada yang terbawa angin sampai terbanting,” kata Erni, Senin.

Data pemerintah menyebutkan, lima orang warga Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat mengalami luka akibat bencana ini. (Foto: Floresa)

Sementara itu, Camat Boleng, Bonevantura AB menyebutkan, data rumah rusak yang ia peroleh sementara adalah sebanyak 118 buah, dengan total warga korban 428 orang.

Ia menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan posko penanganan darurat, yang juga akan difungsikan sebagai posko pengungsian.

“Posko itu nanti sebagai posko pengendali dan sumber informasi. Juga untuk pengungsian bagi warga yang tidak sempat ditampung di rumah kerabat dan tetangga,” tutur Bonevantura.

AVB/Floresa