BerandaARTIKEL UTAMAJokowi Menerima Kunjungan Uskup...

Jokowi Menerima Kunjungan Uskup Se-Indonesia di Istana Bogor

Floresa.co – Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi menerima kunjungan dari uskup se-Indonesia pada Senin pagi, 12 November 2018 bertempat di Istana Kepresidenan Bogor.

Ini merupakan silaturahmi pertama para uskup dengan Presiden Jokowi. Pada periode sebelumnya, almarhum Presiden Soeharto juga pernah menerima kunjungan para uskup se-Indonesia di Istana Negara, Jakarta.

Dilansir dokpenkwi.org, Senin, 11 November 2018, kunjungan perdana ini sebagai tanggapan atas undangan Jokowi. Dan, kunjungan itu sendiri dibuat disela-sela sidang tahunan para uskup seluruh Indonesia yang berlangsung di Pusat Pastoral Keuskupan Bandung, di Jalan Moch. Ramdan, Bandung, yang berlangsung selama sepuluh hari sejak Senin-Rabu, 5-14 November 2018.

(Kiri-Kanan) Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Mgr. Nicolaus Adil, Mgr. Anicetus B. Sinaga OFMCap, dan Mgr. Paskalis Bruno Syukur, tampak berjalan memasuki halaman Istana Kepresidenan Bogor, Senin 12 November 2018. (Foto: Sekertariat Kabinet RI).

Kunjungan itu, dihadiri oleh 35 Uskup yang masih aktif dan 4 uskup emeritus atau purna bakti, bersama Sekretaris Eksekutif KWI Pastor Siprianus Hormat, Ketua UNIO Indonesia Pastor Paulus Christian Siswantoko, Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan (Komkep) Pastor Antonius Haryanto, Vikaris Jenderal Gereja Katolik Roma untuk Keuskupan Amboina Pastor Agustinus Ulahayanan, dan Sekretaris Komisi Liturgi KWI Pastor John Rusae.

BACA JUGA: Jokowi Silaturahmi dengan Uskup Agung Jakarta

Para Uskup berserta para imam pendamping berangkat dari Pusat Pastoral Keuskupan Bandung pukul 05.00 WIB dini hari dengan menggunakan bis. Hal ini untuk menyiasati kemungkinan macet di jalan.

Sebelumnya, pada 24 Agustus lalu, Jokowi telah mengadakan silahturahmi ke kantor KWI. Pada waktu itu, dia didampingi oleh Menteri Sekretaris Negera, Pramono Anung dan Menteri Sekretaris Kabinet, Pratikno. Kedatangannya ke KWI disambut langsung oleh Ketua KWI, Mgr. Ignatius Suharyo dan Sekretaris Jendral KWI, Mgr. Antonius Subianto OSC beserta anggota Presidium KWI lainnya.

Dokpenkwi/Floresa

 

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

10 Pelukis asa NTT Gelar Pameran Lukisan di TIM

Jakarta, Floresa.co - 10 orang pelukis asal Nusa Tenggara Timur (NTT)...

Rentetan Aksi Represif Aparat di Labuan Bajo: Warga di Kafe Diserang dan Dipukuli

Tindakan represif itu diawali dengan peringatan agar ratusan massa yang berkumpul di depan markas Polres Mabar segera membubarkan diri. Dimulai dengan tembakan peringatan, aparat melakukan penyerangan dengan memukul warga serta merusakkan beberapa kursi di dalam kafe.

Komodo Dibawa ke Negara Lain, Bukan Hal Baru!

Labuan Bajo, Floresa.co - Penangkapan penyelundup Komodo di Jawa Timur (Jatim)...

Mengenal Motif Songke-Kain Tenun Sulam Manggarai Timur

Borong, Floresa.co - Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki...

Dere Serani, Lagu Rohani Manggarai Kini Hadir dalam Kemasan Instrumental

FLORESA.CO - Musisi muda asal Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Joe...

Catatan Sosialisasi Kenaikan Tarif ke TN Komodo: Irman Firmansyah Ajak Berdebat Secara’Akademis’ dan Pelaku Wisata yang Kukuh Menolak  

Peneliti dari Institut Pertanian Bogor, Irman Firmansyah memantik keributan dalam ruangan setelah mengajak siapapun untuk berdebat, dengan catatan lawannya tersebut ialah seorang akademisi. “Kalau ada yang mau berdebat akademik, saya ‘open’, tapi sesama akademisi. Kalau yang tidak juga nanti akan habis waktu,” ujarnya.

Buntut Kenaikan Tarif ke TN Komodo, Pelayanan Jasa Wisata di Labuan Bajo akan Mogok Massal, Dimulai 1 Agustus 2022

“Kami dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dari pihak manapun, dalam menyepakati komitmen pemberhentian semua pelayanan jasa pariwiata di Kabupaten Manggarai Barat yang akan dimulai pada tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2022,” demikian ditegaskan pelau wisata.

Konservasi vs Investasi

Oleh: GREGORIUS AFIOMA, Peneliti pada Sunspirit for Justice and Peace Pemerintah perlu...