Floresa.co – Lok Pahar. Bentangan alamnya indah. Sebagian besarnya berupa hutan. Sebagiannya lagi ditumbuhi rerumputan.

Wilayah yang menjadi perbatasan Kecamatan Sambi Rampas dan Poco Ranaka Timur ini letaknya di tepi ruas jalan kabupaten Colol – Watunggong.

Keindahannya membuat siapa pun yang melintasi wilayah ini tergoda untuk berhenti sejenak. Entah sekedar melepas lelah, berfoto-foto, atau menikmati bakso gerobak yang dijajal “mas bakso”.

Bagi pencinta fotografi, Lok Pahar merupakan spot yang sayang untuk dilewatkan. Pada pagi hari, Anda dapat menyaksikan matahari muncul dari balik pegunungan wilayah Elar yang jauh di arah timur. Saat sore hari pun, tak kalah indahnya ketika matahari perlahan-lahan menghilang di arah Lawir yg terlihat samar-samar di kejauhan.

Tak hanya menyajikan keindahan, balutan hutan Lok Pahar ternyata menyediakan mata air yang menghidupkan warga Watunggong dan sekitarnya.

Beberapa bak air terlihat di sekitar kawasan tersebut. Namun kondisi Lok Pahar kini tampak memprihatinkan.

Sore ini, Jumat, 5 Oktober, kembali melintasi kawasan Lok Pahar. Menyaksikan hutan lindung yang sudah ditebang dan dibakar. Tak jauh dari tempat itu, beberapa orang memikul jerigen untuk ambil air, karena air untuk kebutuhan rumah tangga semakin sulit.

NJM/Floresa