Siswa SMA St. Arnoldus Mukun besama KESA usai pelatihan jurnalistik. (Foto: Rino Goa).

Borong, Floresa.co – Kelompok Studi Tentang Desa (KESA), salah satu organisasi mahasiswa asal Manggarai , Nusa Tenggara Timur yang kuliah di Yogyakarta memberikan pelatihan jurnalistik kepada siswa SMAK St. Arnoldus Yansen Mukun, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur (Matim) pada Senin, 30 Juli 2018.

Kegiatan ini merupakan satu dari rangkaian agenda “Tour Akademik Jilid IV” dari organisasi tersebut selain sosialisasi Undang-Undang Desa kepada masyarakat Desa Mokel yang akan digelar Selasa, 1 Agustus 2018. 

Kepala Desa KESA, Ochin Mitak mengatakan, pelatihan jurnalistik yang diberikan kepada 280 siswa sekolah tersebut merupakan media bagi kelompoknya untuk berbagi pengalaman menulis khususnya tentang jurnalistik.

“Selain berbagi pengetahuan tentang Undang-undang Desa, kegiatan ini merupakan agenda yang kami pernah buat pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Ochin.

Sebelumnya, KESA juga menggelar kegiatan serupa. Pada tour pertama, mereka mengunjungi Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong sekaligus memberi pelatihan jurnalistik kepada siswa SMAK Pancasila Borong.

Tour kedua digelar di Desa Beo Kina, Kecamatan Ruteng serta pembentukan wadah perangkat desa sekecamatan Kota Komba. Sedangkan ketiga di Desa Wejang Mali dan Desa Gulung.

Menurut Ochin, kegiatan ini berjalan lancar, bahkan para siswa bisa menghasilkan tulisan yang bagus, baik dalam bentuk berita maupun opini.

“Kita mengusahakan kegiatan ini sebagai awal dari akan lahir penulis-penulis muda yang handal dari SMA Arnoldus mukun. Harapan besarnya mereka termotivasi mulai dari sekarang,” tegas mahasiswa Akademi Pemerintah Masyarakat Desa (APMD) itu.

Sementara Kepala Sekolah Romo Anton Sanor, Pr berharap, kegiatan ini dapat menggugah siswanya untuk aktif terlibat dalam dunia tulis menulis.

“Sebab orang bisa saja mati secara raganya tapi buah pikirannya telah tertulis maka susah untuk dilupakan,” katanya.

Peserta, Jein Tamjid mengakui pentingnya kegiatan ini karena bisa membuka wawasan dia dan teman-temannya dalam hal menulis. Apalagi dibimbing langsung oleh mahasiswa yang sudah berpengalaman. 

“Saya dan teman-teman sangat beruntung bisa diajarkan bahwa pentingnya menulis mulai dari sekarang,” ujar siswa kelas XI itu.

Selain itu, siswa SMA yang bernaung di bawah Yayasan Sukma Keuskupan Ruteng itu dikelompokan sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Pengelompokan ini bertujuan agar siswa lebih mudah dibimbing sehingga berkembang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Kegiatan ditutup sekitar pukul 14.30 yang dilanjutkan dengan kegiatan outbond hingga pukul 17.00 Wita.

Rino Goa/ARJ/Floresa