Keluarga korban bersama Rm Marthen Jenarut Pr, Ketua Komisi JPIC Keuskupan Ruteng berdoa di dekat jenazah, sesaat sebelum otopsi berlangsung. (Foto: dok. keluarga)

Floresa.co – Otopsi terhadap korban penembakan di Manggarai digelar malam ini, Minggu, 8 April 2018 di RSUD Ben Mboi Ruteng.

Yos Sukur, kerabat korban menyatakan, ada dua orang yang mewakili keluarga yang hadir selama proses otopsi itu.

Kepada Floresa.co, Yos yang sedang berada di RSUD Ben Mboi menyatakan, kini otopsi sedang berlangsung oleh tim okter forensik.

Sementara itu, di kompleks rumah sakit, sejumlah warga berkerumun. Salah seorang di antaranya mengatakan kepada Floresa.co, “ini peristiwa langka” dan karena itu ia penasaran untuk mengetahui perkembangan lanjutan kasus ini.

Otopsi pada malam ini bermaksud mengeluarkan peluru yang masih bersarang di kepala korban Ferdinandus Taruk (24) yang ditembak pada 27 Maret lalu.

Ia meninggal dunia pada Sabtu kemarin, 7 April, sebelum rencana memberangkatkannya ke Denpasar, Bali terealisasi. Korban tidak bisa ditangani di RSUD Ben Mboi, karena keterbatasan sarana dan prasarana hingga ia menemui ajalnya.

Pihak Polres Manggarai masih menangani kasus ini, di mana mereka belum berhasil menemukan pelaku. 

ARL/Floresa