BerandaNUSANTARA51 Permendagri Dicabut, Termasuk...

51 Permendagri Dicabut, Termasuk RPJMDes

Floresa.co – Sebanyak 51 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang dianggap menghambat birokrasi dicabut oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Menurutnya, pencabutan peraturan itu atas arahan dari Presiden Joko Widodo.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, saya sampaikan kepada gubernur dan Ketua DPRD Provinsi, hari ini saya mengumumkan pencabutan 51 Permendagri yang menghambat birokrasi, rantai birokrasi yang cukup panjang,” katanya saat rapat koordinasi bersama gubernur dan sekretaris daerah di seluruh Indonesia di Jakarta, Rabu, 7 Februari 2018.

“Itu kan menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, jangan sampai investasi terhambat dari perizinan,” lanjutnya seperti dilansir Okezone.com.

Ia mengungkapkan, Permendagri yang dicabut yaitu di bidang pemerintahan, kepegawaian, kesehatan, penanggulangan bencana, perpajakan, komunikasi dan telekomunikasi, serta pelatihan dan pendidikan.

Tjahjo melanjutkan, ada pula Permendagri aspek usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), wawasan kebangsaan, kepamongprajaan, serta perencanaan, pembangunan, dan tata ruang.

“Di samping itu, kita juga cabut RPJMD Desa agar kepala desa fokus menggunakan anggaran desa,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, pencabutan Permendagri itu dilakukan guna meningkatkan tata kelola pemerintah yang baik serta mempermudah investasi. Sehingga, lanjut dia, pemerintah daerah bisa mengembangkan daerahnya secara lebih optimal.

ARL/Floresa

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Walhi NTT Ingatkan Pemerintah Berhenti Khianati Mandat Cagar Biosfer TN Komodo

“TN Komodo yang telah berjalan 42 tahun gagal untuk menjalankan tiga mandat utama cagar biosfer yakni pelestarian keanekaragaman hayati/satwa, peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat dengan mekanisme ekonomi ramah lingkungan dan berkeadilan dan pemuliaan kebudayaan rakyat,” kata Walhi NTT

Potret Sejarah Manggarai dalam Sejarah Nusantara: Sebuah Studi Literatur

Catatan editor: Tulisan ini merupakan karya dari Vianney Andro Prasetyo, seorang...

Polisi yang Kembali dari Labuan Bajo Usai Kawal Aksi Mogok Kecelakaan

Sumber Floresa.co di Waelengga mengatakan, bus bernomor polisi EB 7004 DK tersebut terbalik di Teku Teang, arah barat Waelengga sekitar pukul 20.00 Wita.

Mengolah Kemiri Agar Harganya Selangit

Oleh: F RAHARDI Provinsi Nusa Tenggara Timur,khususnya Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor...

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Motang Rua: Kisah Heroik Pahlawan Manggarai (1)

Floresa.co - Nama Motang Rua, yang lahir tahun 1860, sudah tak...

Hari Pertama Aksi Mogok Pariwisata di Labuan Bajo: Pegiat Wisata Ditangkap dan Dipukuli Aparat, Situasi Mencekam

Suasana kota tidak ramai seperti biasanya, di mana bandara sepi dan pelabuhan tidak beroperasi. Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo terpaksa dijemput dengan angkutan umum yang dikendarai polisi.