BerandaPILIHAN EDITORGolkar Usung Victor Laiskodat-Yosep...

Golkar Usung Victor Laiskodat-Yosep Nai Soi di Pilgub NTT

Kupang, Floresa.co – Rapat pleno DPD I dan DPD II Partai Golkar NTT memutuskan untuk mendukung bakal calon gubernur dan wakil gubernur Viktor Laiskodat dan Yoseph Nai Soi guna bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2018.

“Keputusan pleno tadi berikan dukungan ke Viktor Bungtilu Laiskodat dan Yoseph Nai Soi untuk maju bertarung di Pilgub NTT 2018,” kata Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena di Kupang, seperti dilansir Beritasatu.com, Jumat 15 Desember 2017.

Dia mengaku sebagai ketua DPD I Golkar NTT siap mengamankan putusan pleno tersebut ke DPP untuk diterbitkan surat keputuan (SK) sesuai ketentuan yang berlaku di organisasi.

“Mekanisme sudah jalan, sehingga sebagai kader harus berbesar hati dan siap menghadapi putusan DPP PG,” katanya.

Sebelumnya saat Partai Golkar masih dipimpin Setya Novanto, Melki Laka Lena telah ditetapkan sebagai bakal calon wakil gubernur untuk mendampingi Ketua Partai Nasdem NTT, Jacky Ully. Namun, belakangan Partai Nasdem mengusung Viktor dan Golkar menyodorkan Yoseph Nai Soi.

Sumber: Beritasatu.com

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Rentetan Aksi Represif Aparat di Labuan Bajo: Warga di Kafe Diserang dan Dipukuli

Tindakan represif itu diawali dengan peringatan agar ratusan massa yang berkumpul di depan markas Polres Mabar segera membubarkan diri. Dimulai dengan tembakan peringatan, aparat melakukan penyerangan dengan memukul warga serta merusakkan beberapa kursi di dalam kafe.

Buntut Kenaikan Tarif ke TN Komodo, Pelayanan Jasa Wisata di Labuan Bajo akan Mogok Massal, Dimulai 1 Agustus 2022

“Kami dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dari pihak manapun, dalam menyepakati komitmen pemberhentian semua pelayanan jasa pariwiata di Kabupaten Manggarai Barat yang akan dimulai pada tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2022,” demikian ditegaskan pelau wisata.

Mengapa Dirut BPOLBF Berani Klaim ‘Telah Sediakan 50 Destinasi Alternatif di Labuan Bajo’ Pada Momen Kenaikan Tarif ke TN Komodo?  

Pelaku wisata menduga bahwa salah satu alasan di balik kenaiktan tarif ini ialah karena laporan pihak BPOLBF yang mengklaim telah menyediakan 50-an destinasi alternatif di Labuan Bajo. Direktur BPOLF, Shana Fatina diduga memiliki peran dan berkepentingan di balik kebijakan kontroversi ini.

Jokowi Umumkan Pulau Rinca untuk Pariwisata Massal, Pulau Padar dan Komodo untuk Pariwisata Eksklusif

Skema ini mengancam keutuhan Taman Nasional Komodo sebagai rumah perlindungan aman bagi satwa langka Komodo dari ancaman kepunahan akibat perubahan iklim dan dari desakan aktivitas eksploitatif manusia. Dengan skema itu pula, telah terjadi perubahan drastis paradigma pembangunan pariwisata dari ‘community based-tourism’ menjadi ‘corporate-driven tourism’.

Komodo Dibawa ke Negara Lain, Bukan Hal Baru!

Labuan Bajo, Floresa.co - Penangkapan penyelundup Komodo di Jawa Timur (Jatim)...

Pelaku Wisata Kepung Hotel Local Collection, Tuntut Pembatalan Launching Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Aksi massa ini adalah bagian dari rangkaian agenda penolakan kenaikan tarif masuk TN Komodo dengan sistem Wildlife Komodo dalam aplikasi INISA yang secara resmi diluncurkan 29 Juli dan akan berlaku mulai 1 Agustus 2022.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah dan Masih Mengantongi Izin Investasi di Taman Nasional Komodo  

Selama sekitar dua dekade terakhir, Taman Nasional Komodo menjadi bancakan investor untuk mengais rupiah. Meskipun berstatus wilayah konservasi binatang purba komodo, namun perusahaan-perusahaan masih mendapat izin investasi.

Pemda Mabar Surati KLHK, Desak Tinjau Kebijakan ‘Kenaikan Tarif ke TN Komodo’  

“Berdasarkan tuntutan masyarakat pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam Formapp-Mabar dan untuk mendukung pengelolaan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan, maka Pemda Mabar memohon untuk mempertimbangkan dan menunjau kembali rencana pembatasan kuota dan kenikan tarif masuk sebesar 3.750.000 rupiah per orang per tahun,” demikian bunyi surat itu.