Sabtu, 25 September 2021

10 Pelukis asa NTT Gelar Pameran Lukisan di TIM

Jakarta, Floresa.co – 10 orang pelukis asal Nusa Tenggara Timur (NTT) gelar pameran lukisan di Taman Izmail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat  mulai Minggu 9 Juli sampai Kamis 13 Juli 2017.

10 pelukis itu antara lain, Aim Pranamantara, Allen Fernandez, Apri Manu, Fecky Messah, Ferry Wabang, Jacky Lauoyang, Maryam Mukim, Perri Katemak, Tinik Royaniwati dan Liliweri KNIL.

Pelukis-pelukis tersebut berasal dari berbagai daerah di NTT dan dari beragam profesi. Ada yang PNS, Dokter, Guru dan sebagainya.

- Advertisement -

Masing-masing memajang 2 sampai 3 lukisan. Dari setiap lukisan, memiliki arti yang berbeda. Umumnya menceritakan keanekaragaman budaya dan istiadat serta persoalan yang kerap dialami masyarakat NTT.

Aim Pranamantara misalnya, lewat lukisannya, ingin menceritakan adat-istiadat masyarakat Manggarai, Flores.

Waluapun Aim sendiri lahir dan dibesarkan di Kupang di Pulau Timor, tetapi kesadaranya sebagai keturunan Manggarai mendorongnya berkarya tentang budaya Manggarai lewat lukisan-lukisannya itu.

“Inti dari smua lukisan saya, tentang bagaimana cara berpikir orang manggarai yang tertuang dalam bentuk visual berupa bentuk lingkaran lingko, lodok dan compang. Itu semua merupakan wujud dari persatuan dan persaudaraan”, ungkap Aim menjelaskan arti salah satu lukisannya yaitu tentang Lingko yang merupakan tanah yang dimiliki satu wa’u (kumpulan beberapa klan) di dalam satu  kampung di Manggarai.

Salah satu lukisan yang dipajang.

Pameran dimulai sekitar pukul 18.00 WIB yang secara resmi dibuka oleh Don Bosco Salamun, Pemimpin Redaksi Metro TV. Dalam sambutannya, Don mengaku terkejut dengan karya-karya pelukis tersebut yang baginya sangat luar biasa.

“Mengejutkan ternyata banyak pelukis hebat dari NTT. Kenapa baru kali ini saya tau. Padahal ini pameran yang keempat” ujarnya.

Menurut Don, kepawaian dalam melukis tidak cukup, tugas lain adalah, membuat karya-karya tersebut diketahui oleh orang lain.

“Agresivitas  kita untuk membesarkan ini kurang. Kalau anda bekerja di dunia seni dan untuk kepentingan masyarakat maka harus diketahui masyatakat.”

“Saya yakin ini langkah yg paling awal. Terus berkarya. Saya betul bangga denga lukisan hebat,” tutupnya.

Setelah sambutan, diikuit dengan penandatanganan prasasti oleh Don sebagai simbol pameran tersebut dibuka secara resmi.

Selanjutnya, setiap hari mulai hari ini, Senin 10 Juli sampai Rabu 12 Juli, pameran dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai 19.00. Sementara itu, Kamis, 13 Juli, secara resmi ditutup. (ARJ/Floresa).

- Advertisement -

Baca Juga