Raker di Labuan Bajo, Dinas Kesehatan Matim Habiskan Rp 299 Juta

2332
Ucapan selamat datang di depan Hotel Bintang Flores di Labuan Bajo kepada peserta rapat kerja dari Dinas Kesehatan Manggarai Timur. (Foto: Floresa)

Labuan Bajo, Floresa.co – Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai  Manggarai Timur (Matim) menghabiskan dana Rp 299 juta untuk kegiatan rapat kerja (Raker) yang digelar di Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Rapat kerja yang diikuti sekitar seratus peserta dari Dinas Kesehatan dan dari 25 Puskesmas se-Matim itu digelar di Aula Youth Centre, Labuan Bajo.

Selama acara, para peserta menginap di dua hotel berbintang yaitu Hotel Bintang Flores dan Hotel Luwansa.

“Ada sekitar 90 orang peserta nginap di Bintang Flores sedangkan peserta lainnya di Hotel Luwansa,” kata Fery O. Jehama, ketua panitia kegiatan.

Ia menjelaskan, dana pelaksanaan Raker itu bersumber dari APBD Kabupaten Matim.

Sementara itu, Surip Tintin, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Matim mengatakan, pemilihan Labuan Bajo sebagai tempat pelaksanaan kegiatan itu berdasarkan kesepakatan bersama para peserta kegiatan.

Selain itu, kata dinas, mereka juga ingin berekreasi di tengah kuatnya sorotan terhadap dinas itu selama ini.

“Sorotan yang begitu besar terhadap kinerja Dinas Kesehatan Manggarai Timur di tengah tuntutan kinerja yang semakin tinggi membuat kami memilih Labuan Bajo sebagai tempat kegiatan ini,” katanya, Jumat, 7 April 2017.

“Kami juga butuh refreshing,” lanjutnya.

Selama 2016, Dinas Kesehatan Matim memang menjadi buah bibir setelah Kepala Dinasnya, Philipus Mantur beserta beberapa bawahannya ditahan terkait kasus korupsi pengadaan alat kesehatan.

BACA: Kadis Kesehatan Matim Jadi Tersangka

Tintin menambahkan, dalam kegiatan ini, dua hal yang menjadi sorotan mereka adalah persoalan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan imunisasi.

BACA JUGA: Ada Anak Wakil Bupati Matim dalam Proyek Bermasalah di Dinas Kesehatan

Ia berharap, setelah kegiatan ini semua Puskesmas di Matimsegera membuat perencanaan yang matang dalam menjalankan program KIA dan imunisasi.

Raker ini akan berlangsung hingga Sabtu esok, 9 April. (EY/ARL/Floresa)