BerandaARTIKEL UTAMARaker di Labuan Bajo,...

Raker di Labuan Bajo, Dinas Kesehatan Matim Habiskan Rp 299 Juta

Labuan Bajo, Floresa.co – Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai  Manggarai Timur (Matim) menghabiskan dana Rp 299 juta untuk kegiatan rapat kerja (Raker) yang digelar di Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Rapat kerja yang diikuti sekitar seratus peserta dari Dinas Kesehatan dan dari 25 Puskesmas se-Matim itu digelar di Aula Youth Centre, Labuan Bajo.

Selama acara, para peserta menginap di dua hotel berbintang yaitu Hotel Bintang Flores dan Hotel Luwansa.

“Ada sekitar 90 orang peserta nginap di Bintang Flores sedangkan peserta lainnya di Hotel Luwansa,” kata Fery O. Jehama, ketua panitia kegiatan.

Ia menjelaskan, dana pelaksanaan Raker itu bersumber dari APBD Kabupaten Matim.

Sementara itu, Surip Tintin, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Matim mengatakan, pemilihan Labuan Bajo sebagai tempat pelaksanaan kegiatan itu berdasarkan kesepakatan bersama para peserta kegiatan.

Selain itu, kata dinas, mereka juga ingin berekreasi di tengah kuatnya sorotan terhadap dinas itu selama ini.

“Sorotan yang begitu besar terhadap kinerja Dinas Kesehatan Manggarai Timur di tengah tuntutan kinerja yang semakin tinggi membuat kami memilih Labuan Bajo sebagai tempat kegiatan ini,” katanya, Jumat, 7 April 2017.

“Kami juga butuh refreshing,” lanjutnya.

Selama 2016, Dinas Kesehatan Matim memang menjadi buah bibir setelah Kepala Dinasnya, Philipus Mantur beserta beberapa bawahannya ditahan terkait kasus korupsi pengadaan alat kesehatan.

BACA: Kadis Kesehatan Matim Jadi Tersangka

Tintin menambahkan, dalam kegiatan ini, dua hal yang menjadi sorotan mereka adalah persoalan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan imunisasi.

BACA JUGA: Ada Anak Wakil Bupati Matim dalam Proyek Bermasalah di Dinas Kesehatan

Ia berharap, setelah kegiatan ini semua Puskesmas di Matimsegera membuat perencanaan yang matang dalam menjalankan program KIA dan imunisasi.

Raker ini akan berlangsung hingga Sabtu esok, 9 April. (EY/ARL/Floresa)

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Walhi NTT Ingatkan Pemerintah Berhenti Khianati Mandat Cagar Biosfer TN Komodo

“TN Komodo yang telah berjalan 42 tahun gagal untuk menjalankan tiga mandat utama cagar biosfer yakni pelestarian keanekaragaman hayati/satwa, peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat dengan mekanisme ekonomi ramah lingkungan dan berkeadilan dan pemuliaan kebudayaan rakyat,” kata Walhi NTT

Potret Sejarah Manggarai dalam Sejarah Nusantara: Sebuah Studi Literatur

Catatan editor: Tulisan ini merupakan karya dari Vianney Andro Prasetyo, seorang...

Polisi yang Kembali dari Labuan Bajo Usai Kawal Aksi Mogok Kecelakaan

Sumber Floresa.co di Waelengga mengatakan, bus bernomor polisi EB 7004 DK tersebut terbalik di Teku Teang, arah barat Waelengga sekitar pukul 20.00 Wita.

Mengolah Kemiri Agar Harganya Selangit

Oleh: F RAHARDI Provinsi Nusa Tenggara Timur,khususnya Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor...

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Motang Rua: Kisah Heroik Pahlawan Manggarai (1)

Floresa.co - Nama Motang Rua, yang lahir tahun 1860, sudah tak...

Hari Pertama Aksi Mogok Pariwisata di Labuan Bajo: Pegiat Wisata Ditangkap dan Dipukuli Aparat, Situasi Mencekam

Suasana kota tidak ramai seperti biasanya, di mana bandara sepi dan pelabuhan tidak beroperasi. Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo terpaksa dijemput dengan angkutan umum yang dikendarai polisi.