BerandaARTIKEL UTAMAProyek Air Tanpa Air...

Proyek Air Tanpa Air di Samping Gereja Roh Kudus Labuan Bajo

Labuan Bajo, Floresa.co – Proyek air minum di sudut kiri Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo menelan dana sekitar Rp 200 juta dari APBD Kabupaten Manggarai Barat tahun 2016.

Namun, proyek ini belum menghasilkan air.

Proses pengerjaan proyek ini juga tidak melibatkan pihak gereja, meskipun berada di dalam kompleks rumah ibadah itu.

Pastor Paroki Roh Kudus, Romo Rikardus Manggu Pr mengatakan semula pihaknya tidak pernah mengetahui adanya proyek air itu.

Saat pekerjaan sudah hampir selesai, salah satu pegawai dari Dinas PU Manggarai Barat mendatangi pastoran memberi tahu soal proyek itu.

“Kita diberitahukan bahwa ada proyek air minum di sudut gereja. Setelah kita cek, ternyata benar ada. Kita sendiri tidak pernah mengusulkan”,kata Romo Rikard.

Saat pihak gereja mengecek kondisinya, kata dia, sama sekali tak ada air yang keluar.

“Lalu kita minta agar dituntaskan. Sebab jika tidak, maka sangat disayangkan”,ujarnya.

Menurutnya, meskipun pembangunan proyek itu tidak pernah diberitahukan ke pihak gereja, namun sangat bermanfaat manakala airnya mengalir.

”Kita harapkan proyek itu bermanfaat sehinga tidak mubazir seperti sekarang ini,”ujarnya.

Jon Stat, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada Floresa.co, Senin(27/3) mengatakan dana untuk proyek itu bersumber dari APBD Kabupaten Manggarai Barat sebesar Rp 200 juta.

Ditanya terkait tidak ada air yang mengalir dari bak penampung, John mengatakan pihaknya sudah membenahinya.

”Kemarin kita pasang tidak otomatis sehingga ketika air habis mesinnya masih jalan. Sekarang sudah benahi,air sudah berjalan,”ujarnya

Terkait pemberitahuan ke pihak gereja, menurutnya proyek itu sudah ada dalam buku induk APBD.

“Biasanya kalu ada proyek seperti itu,tahapannya melalui Musrenbang tingkat kecamatan dan biasanya dilaporkan. Saat sosialisasi dikecamatan, pasti dibicaraakan,”ujarnya. (Ferdinand Ambo/Floresa)

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Cerita Warga Tentang Wisatawan Singapura yang Digigit Komodo

Labuan Bajo, Floresa.co - Wisatawan asal Singapura Lon Lee Allc digigit...

Inilah SMA Ranking 1-5 di NTT Berdasarkan Rata-rata UN 2017

Floresa.co - Berbagai mancam variabel untuk menilai hasil pendidikan. Salah satunya...

Pengusaha Nasional yang Mengais Rejeki di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Floresa.co - Hajatan Tour de Flores (TdF) baru saja...

Pengelola Pulau Kanawa di Labuan Bajo Pungut Bayaran Rp 50.000 untuk Pengunjung

Labuan Bajo, Floresa.co - Kanawa Island & Resot, perusahan yang mengelola...

Catatan Perjalanan ke Taman Nasional Komodo

   Oleh: Peter Dabu  Pada 23 Juni 2017 lalu, saya dan istri saya,...

Ke Labuan Bajo, Menteri Sosial Beri Pelatihan Siaga Bencana

Labuan Bajo, Floresa.co - Menteri Sosial Kofifah Indar Parwansah dijadwalkan mengunjungi...

12 Tahun Pater Leo Perik Wafat, Begini Cara Sanpio Mengenangnya

Floresa.co - Tepat 6 Oktober 2016, Komunitas Seminari Pius XII Kisol di...

DPRD Manggarai Belum Bersikap Soal Tambang di Reok

Ruteng, Floresa.co - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai -...