BerandaARTIKEL UTAMARobert Marut, Tentara Angkatan...

Robert Marut, Tentara Angkatan Udara asal Manggarai, Siap Maju di Pilgub NTT

Jakarta, Floresa.co – Bursa pencalonan gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) makin ramai. Salah satu nama baru yang kini muncul sebagai bakal calon adalah Robert Soter Marut.

Pria kelahiran, Manggarai 22 April 1959 ini kini masih berstatus sebagai tentara angkatan udara aktif dengan pangkat Marsekal Muda. Saat ini, Robert menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Udara.

“Bulan Mei saya akan mulai turun ke NTT,” ujarnya kepada Floresa.co, Rabu 24 Maret 2017.

Ia mengatakan, saat turun ke lapangan nanti, selain memperkenalkan diri ke masyarakat, juga akan menjajaki bakal calon wakil yang akan mendampinginya. Kemungkinan, kata dia, bakal calon wakil berasal dari Pulau Sumba.

Munculnya nama Robert Marut dalam bursa calon gubernur NTT, menambah daftar putra Manggarai yang akan maju.

Sebelumnya, ada Christian Rotok, mantan bupati Manggarai 2005-2015. Rotok menyatakan maju sebagai calon wakil mendampingi, Eston Foenay.

Selain itu, ada juga Beny Kabur Harman yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI dan Andre Garu yang kini menjadi anggota DPD.

Pilkada NTT akan digelar pada 2018, bersama sejumlah daerah lain di Indonesia. Ini merupakan tahap ketiga Pilkada serentak di Indonesia. Putaran pertama digelar pada tahun 2015 dan kedua pada tahun 2017 ini. (PTD/ARJ/Floresa).

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Rezim Penghancur di Bowosie

Persoalan Bowosie sebetulnya bukan saja soal konsep pariwisata yang pro-kapitalis, tetapi yang lebih parah ialah bagaimana agenda bisnis orang-orang kuat yang meng-capture kekuasaan. Ketakutan akan ada agenda diskriminasi terhadap hak-hak masyarakat lokal begitu kuat, karena di atas tanah leluhur masyarakat, negara “menggadaikan” hak-hak masyarakat untuk kepentingan korporasi.

Galeri: Aksi Warga Compang Longgo, Mabar Tuntut Pemerintah Perbaiki Bendungan Rusak

Floresa.co - Masyarakat Desa Compang Longgo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat,...

Dere Serani, Lagu Rohani Manggarai Kini Hadir dalam Kemasan Instrumental

FLORESA.CO - Musisi muda asal Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Joe...

Mengenal Motif Songke-Kain Tenun Sulam Manggarai Timur

Borong, Floresa.co - Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki...

Komodo Dibawa ke Negara Lain, Bukan Hal Baru!

Labuan Bajo, Floresa.co - Penangkapan penyelundup Komodo di Jawa Timur (Jatim)...

Bantuan Rumah di Desa Perak, Cibal:  Staf Desa Jadi Penerima, Camat Protes

Ruteng, Floresa.co - Program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di...

Bersamaan dengan Puncak Anugerah Pesona Indonesia, Warga Labuan Bajo Gelar Festival “Selamatkan Hutan Bowosie”

Seperti ‘desing peluru tak bertuan,’ penggalan bait dalam senandung ‘Sunset di Tanah Anarki’ karya Supermen Is Dead, begitulah kira-kira rencana pembangunan pariwisata di Hutan Bowosie serta kebun dan tanah rumah warga. Tanpa pemberitahuan, tanpa sosialisasi. Tiba-tiba muncul begitu saja. Menghujam hati. Menguras waktu, tenaga dan emosi warga. Hari-hari pun menjadi tak benderang.