BerandaARTIKEL UTAMAJurnalis di Manggarai Antar...

Jurnalis di Manggarai Antar Manda ke Peristrahatan Terakhir

Ruteng, Floresa.co – Sejumlah jurnalis di kabupaten Manggarai, Flores – NTT ikut menghantarkan jenazah Maria Yeane Sandipu alias Manda (34) ke tempat peristrahatan terakhir, Selasa 21 Maret 2017.

Jurnalis perempuan yang bekerja di Palu Ekspres itu meninggal di Palu, Sulawesi Tengah pada pekan lalu, karena dianyianya suaminya sendiri, YS.

Jurnalis di kabupaten Manggarai turut menghantar peti jenazah almarhumah sebagai tanda solidaritas antar sesama pekerja media.

Enam orang jurnalis lokal yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Online (AJO) ditugaskan sebagai pengusung jenazah menuju pekuburan umum Redong yang berjarak sekitar 400 meter dari rumah duka. Acara penguburan berlangsung dalam kondisi hujan.

Prosesi pemakaman didahului perayaan ekaristi yang dipimpin pastor Quirinus Sutrisno, SVD yang merupakan saudara Mandaa sendiri.

BACA:Jurnalis Perempuan Asal Ruteng Meninggal di Palu, Diduga Karena KDRT

Kepada jurnalis di Manggarai, Pater Quirinus mengatakan kematian adik kandungnya itu sungguh menyedihkan.

“Kami keluarga besarnya sangat terpukul atas kepergian almarhumah,” ujarnya usai upacara prosesi pemakaman.

Meski begitu, ia mengatakan keluarga besar tidak seharusnya terus-menerus berlarut dalam kesedihan. Peristiwa ini, kata dia sekaligus menjadi momen yang menggembirakan karena bisa bertemu dengan banyak orang serta mengalami kasih dari banyak orang.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sejak dari Palu sampai ke Ruteng,” katanya.

Ia menyatakan, Manda alias Tuti adalah seorang adik yang tangguh dan pejuang yang keras. Juga sosok yang sabar menghadapi berbagai persoalan.

“Dialah adik perempuan yang tangguh. Selalu dekat dengan keluarga serta menguatkan kami,”ujarnya.

Almarhumah kata dia sedang mengandung tiga bulan. Manda dan suaminya menikah tahun 2010. Keluarga besar di Manggarai kata dia tidak pernah hadir secara fisik dalam keluarga baru almarumah dan Suaminya YS.

“Lima tahun setelah mereka menikah cukup akur, komunikasi dengan keluarga cukup baik. Namun dua tahun belakangan itu sudah berubah,”ujarnya.

Pastor yang bertugas di Nias ini berharap proses hukum harus tetap berjalan. “Pengampunan dan rekonsiliasi dengan YS tidak berarti bahwa proses hukum diabaikan. Dia juga tetap harus diproses secara hukum. Itu keadilan hukum yang harus diterima,”ujarnya.(Ronald Tarsan/Floresa).

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Walhi NTT Ingatkan Pemerintah Berhenti Khianati Mandat Cagar Biosfer TN Komodo

“TN Komodo yang telah berjalan 42 tahun gagal untuk menjalankan tiga mandat utama cagar biosfer yakni pelestarian keanekaragaman hayati/satwa, peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat dengan mekanisme ekonomi ramah lingkungan dan berkeadilan dan pemuliaan kebudayaan rakyat,” kata Walhi NTT

Potret Sejarah Manggarai dalam Sejarah Nusantara: Sebuah Studi Literatur

Catatan editor: Tulisan ini merupakan karya dari Vianney Andro Prasetyo, seorang...

Polisi yang Kembali dari Labuan Bajo Usai Kawal Aksi Mogok Kecelakaan

Sumber Floresa.co di Waelengga mengatakan, bus bernomor polisi EB 7004 DK tersebut terbalik di Teku Teang, arah barat Waelengga sekitar pukul 20.00 Wita.

Mengolah Kemiri Agar Harganya Selangit

Oleh: F RAHARDI Provinsi Nusa Tenggara Timur,khususnya Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor...

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

Motang Rua: Kisah Heroik Pahlawan Manggarai (1)

Floresa.co - Nama Motang Rua, yang lahir tahun 1860, sudah tak...

Hari Pertama Aksi Mogok Pariwisata di Labuan Bajo: Pegiat Wisata Ditangkap dan Dipukuli Aparat, Situasi Mencekam

Suasana kota tidak ramai seperti biasanya, di mana bandara sepi dan pelabuhan tidak beroperasi. Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo terpaksa dijemput dengan angkutan umum yang dikendarai polisi.