Dokter Elisabeth Frida Adur, Direktris BLUD RSUD Dr Ben Boi-Ruteng (Foto: Ardy Abba/Floresa).

Ruteng, Floresa.co – Bayi yang lahir prematur asal Kampung Wesang, Desa Compang Wesang, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur – Flores, yang selama ini dirawat di RSUD Ben Mboi Ruteng meninggal dunia, Rabu 7 September kemarin.

Bayi bernama Stefania, putri pasangan Yulius Ebertus Syukur dan Marselina Linda ini sempat diduga ditahan pihak Rumah Sakit, karena tidak memiliki sejumlah uang untuk biaya perawatan.

Direktris RSUD Ben Mboi Elisabeth Frida Adur mengatakan bayi dengan berat 800 gram itu meninggal pada Rabu kemarin sekitar pukul 14.25 Wita di RSUD Ben Mboi.

“Karena masa kehamilannya hanya 8 minggu saja, banyak sekali penyebab meninggalnya bayi itu” ujarnya kepada Floresa.co Kamis 8 September.

Ia menegaskan penyebab meninggalnya bukan karena rumah sakit tidak bisa menolong.

“Tetapi bayinya yang lahirnya kurang bulan itu dasarnya” katanya.

Dihubungi terpisah, Sebastian keluarga bayi itu mengatakan keluarga berduka atas meninggalnya Stefania.

“Kami keluarganya sangat sedih” ujar Bastian kepada Floresa.co.

BACA JUGA:

Ia berharap kepada pemerintah Manggarai Timur agar berkomitmen terhadap pembiayaan perawatan selama di Rumah Sakit.

“Keluarga besar berharap bahwa komitmen pemda Matim terkait kesanggupannya untuk membiaya seluruh biaya selama kebutuhan di Rumah Sakit dapat terealisasi,”ujar Sebastian.

Sebelumnya, pemkab Manggarai Timur memang menjanjikan untuk membayar biaya perawatan bayi tersebut. (Ronald Tarsan/Floresa).