BerandaPOLITIKBeni Harman Dialog dengan...

Beni Harman Dialog dengan Petani Kopi di Colol

Borong, Floresa.co – Beni Kabur Harman, Anggota DPR-RI menggelar dialog dengan masyarakat Colol tentang pembangunan desa seperti diamantkan dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa, Rabu 4 Mei 2016.

Kegiatan yang berlansung di kantor Desa Ulu Wae, Kecamatan Pocoranaka Timur itu dihadiri oleh puluhan masyarakat dari empat desa yaitu Desa Colol, Desa Ulu Wae, Desa Rende Nao dan Desa Wejang Mali.

Beni mengatakan dalam UU No 6 Tahun 2014 diberikan kesempatan kepada pemerintah desa untuk mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar bisa meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) sehingga desa tersebut bisa mandiri.

BACA JUGA:

“Daerah Colol ini paling cocok untuk tanaman kopi, saya menyarankan kepada seluruh petani kopi agar merawat, melestarikan, serta meningkatkan produktifitasnya”,ujar poltikus Demokrat yang kini sedang mempersiapkan diri menjadi calon gubenur NTT itu.

“Tuhan telah menganugrahi tanah di Colol ini menjadi surganya kopi karena kopi Colol ini memiliki kekhasan tersendiri”,ujarnya.

Kornelis, mewakili para petani kopi Colol mengutarakan keluhannya terkait harga komoditas kopi yang tidak stabil.

“Kami kendala di pemasaran, seperti yang kita semua saksikan selama ini petani kopi colol tidak mampu memasarkan kopi dengan harga yang lebih bagus”ujar Kornelis.

“Mohon solusi dari Pa Beni untuk mencari investor agar kopi Colol bisa ditingkatkan kualitasnya sehingga harganya juga naik”, tambahnya.

Menaggapi itu, Beni yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu mengatakan peluang untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi di daerah ini cukup mudah.

“Saya akan mencari investor yang mau masuk di Colol bekerjasama dengan BUMDes untuk mengelolah kopi Colol menjadi basis kopi NTT”, ujarnya.

“Jangan biarkan sejengkal tanah kosong, tanamkan kopi sebanyak-banyaknya karena tanah ini cocok untuk tanaman kopi”,tambahnya.

Beni khawatir dengan semakin bertambahnya penduduk di Colol,lahan perkebunan kopi semakin sempit. Karena itu ia menawarkan solusi untuk membangun Rumah Susun (Rusun) di daerah itu agar lahan untuk perkebunan kopi tidak berkurang karena pemukiman warga.

Dalam kunjungan yang merupakan bagian dari masa reses ini,Beni juga telah membagikan 50.000 anakan pohon mahoni kepada masyarakat Manggarai termasuk 4 Desa di Colol tersebut. (Ronald Tarsan/Floresa)

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Cerita Warga Tentang Wisatawan Singapura yang Digigit Komodo

Labuan Bajo, Floresa.co - Wisatawan asal Singapura Lon Lee Allc digigit...

Inilah SMA Ranking 1-5 di NTT Berdasarkan Rata-rata UN 2017

Floresa.co - Berbagai mancam variabel untuk menilai hasil pendidikan. Salah satunya...

Pengusaha Nasional yang Mengais Rejeki di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Floresa.co - Hajatan Tour de Flores (TdF) baru saja...

Pengelola Pulau Kanawa di Labuan Bajo Pungut Bayaran Rp 50.000 untuk Pengunjung

Labuan Bajo, Floresa.co - Kanawa Island & Resot, perusahan yang mengelola...

Catatan Perjalanan ke Taman Nasional Komodo

   Oleh: Peter Dabu  Pada 23 Juni 2017 lalu, saya dan istri saya,...

Ke Labuan Bajo, Menteri Sosial Beri Pelatihan Siaga Bencana

Labuan Bajo, Floresa.co - Menteri Sosial Kofifah Indar Parwansah dijadwalkan mengunjungi...

DPRD Manggarai Belum Bersikap Soal Tambang di Reok

Ruteng, Floresa.co - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai -...

12 Tahun Pater Leo Perik Wafat, Begini Cara Sanpio Mengenangnya

Floresa.co - Tepat 6 Oktober 2016, Komunitas Seminari Pius XII Kisol di...