Pastor Tom Uzhunnalil SDB

Floresa.co – Pastor Tom Uzhunnalil SDB dikabarkan benar-benar diekeskusi mati oleh kelompok radikal ISIS dengan cara disalibkan pada hari Jumat Agung,25 Maret 2016. Desas-desus rencana penyalibakan pastor asal India ini sudah mulai tersebar di media sosial menjelang paskah.

Media The Washington Times melaporkan pada Minggu, 27 Maret 2016 bahwa ISIS menyalibkan pastor Tom.

Menurut media itu, eksekusi terhadap Pastor Tom Uzhunnalil SDB menggunakan metode yang sama yang digunakan oleh orang Romawi terhadap Yesus.

Kabar terkait hal ini, lagi-lagi menurut media ini, dibenarkan oleh Kardinal Christoph Schonborn dari Wina, Austria pada Malam Paskah.

Pastor Tom diculik di Yaman pada awal bulan Maret dalam sebuah serangan di panti jompo yang dikelola oleh Para Suster Misionaris Cinta Kasih.

Dalam serang pada 4 Maret itu, 4 orang suster bersama 12 orang lainnya dibunuh.

Kabar rencana eksekusi Pastor Tom oleh ISIS sempat menghangat menjelang Pekan Suci kali lalu.

Namun, pihak SDB mengatakan bahwa informasi tersebut tidak bisa diverifikasi kebenarannya dan mereka menyebut, sejauh yang mereka tahu, belum ada informasi resmi terkait keberadaan Pastor Tom.

Media-media Katolik internasional ternama seperti Catholic News Agency, ChatolikHerald.co.uk, UCAN, Zenint.org atau Chatolic Nes Service, belum memberitakan kabar penyaliban Pastor Tom.

Di Indonesia sendiri, kabar ini kian meluas, terutama di media sosial Facebook.

Fanpage Facebook milik Keuskupan Agung Jakarta, juga sudah melansir berita eksekusi Pastor Tom ini, dengan mengutip The Washington Times. (Katoliknews/Floresa)