Parkir liar di simpang Pede Labuan Bajo. Foto: Sefry Jemandu/Floresa

Labuan Bajo, Floresa.co – Dewan Perwakilan Rayak Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) – Flores, setuju dengan rencana pembangunan terminal dalam kota di Labuan Bajo.

Sebelumnya,menaggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat, Gayetinus Danggur mengatakan bila disetujui DPRD, maka pembangunan terminal di dalam kota Labuan Bajo mulai dilakukan tahun depan.

Markus Manggut, anggota Komisi B DPRD Manggarai Barat  mengatakan rencana pembangunan terminal dalam kota itu sebuah gebrakan bagus. Karena selama ini, sejumlah mobil baik pribadi maupun umum parkir sembarangan di sejumlah tempat di dalam kota Labuan Bajo.

BACA Juga: Warga Keluhkan Tak Ada Terminal dalam Kota di Labuan Bajo

“Contohnya parkir liar di pasar jalan nasional, Pasar Baru, parkir liar di simpang Pede, dan juga parkir liar di depan pertokoan-pertokoan di Labuan Bajo,”ujar Markus kepada Floresa.co, Jumat pekan lalu.

Parkir liar, menurut Markus harus segera diatasi dengan adanya terminal kota. Namun, ia mengungkapakn sampai saat ini usulan pembangunan terminal kota belum sampai ke DPRD.

Anggota DPRD dari Partai Hanura, Belasius Janu mengatakan rencana pembangunan terminal dalam kota di Labuan Bajo itu tidak salah. Tetapi, ia meminta agar pemerintah melalui Dinas Perhubungan untuk mengoptimalkan terminal Nggorang yang saat ini pemanfaatannya belum maksimal.

“Mengurus terminal Nggorang saja tidak jelas apalagi terminal kota,”ujar Janu.

Meski demikian, Janu meminta agar eksekutif segera menyampaikan usulan pembangunan terminal dalam kota itu ke DPRD agar bisa dibahas anggaran dan lokasinya.

Ketua DPRD Mabar, Belasius Jeramun mengatakan belum bisa mengomentari rencana pembangunan terminal itu.”Saya belum berkomentar apa-apa tentang hal tersebut karna draf usulan dari Pemerintah Daerah belum sampai ke tangan DPRD,”ujar pengganti Mateus Hamsi ini. (Sefry Jemandu/PTD/Floresa)