Pintu Bendahara Sekwan Manggarai yang dijebol anggota dewan (Sabtu (12/3/2016) (Foto: Ardy Abba/Floresa)

Ruteng,Floresa.co – Matias Masir, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai-Flores, Nusa Tenggara Timur mengamuk di ruangan sektetaris dewan (sekwan) pada Jumat (11/3) lalu sekitar pukul 15.00 Wita.

Matias mengamuk lantaran tak mendapatkan jatah arisan yang dilakukan dengan sesama rekannya anggota DPRD Manggarai.

Informasi yang dihimpun Floresa.co saat memantau ruangan sekwan Sabtu kemarin, akibat amukan Matias Masir itu, pintu ruangan bendahara pecah. Pintu yang terbuat dari tripleks tersebut pecah di bagian tengahnya selebar kepalan tangan orang dewasa.

Anggota DPRD asal Kecamatan Cibal ini mengamuk karena marah Yosefina Da Costa bendahara gaji di kantor dewan. Ia marah lantaran tak memberikannya jatah uang arisan. Arisan dengan sejumlah rekan Matias tersebut dikabarkan dilakukan setiap kali bimbingan teknsi (bimtek) dan reses anggota dewan.

Lantaran Yosefina sudah menyerahkan uang arisan untuk reses kali ini kepada anggota DPRD lain, Matias lalu melampiaskan kemarahannya dengan menjebolkan pintu bendahara.

Ansel Aswal, Kepala Sekwan Manggarai yang ditemui sejumlah awak media mengaku, pihaknya baru mendapatkan laporan atas kejadian yang merusakan pintu bendaharanya oleh Matias pada Sabtu kemarin.

“Tadi baru laporan dari bendahara (Yosefina). Yang jelas Matias Masir melakukan sesuatu kemarin (Jumat sore). Saya juga tidak tau masalahnya, karena saya tidak ada di tempat masih pertemuan dengan SKPD lain. Kata bendahara menyangkut arisan,” ujar Ansel Sabtu siang.

Sementara itu, dihubungi via ponselnya sejak Sabtu kemarin hingga kini, Yosefina belum menanggapi pertanyaan konfirmasi dari Floresa.co.