BerandaARTIKEL UTAMABenarkah DKPP Berhentikan KPU...

Benarkah DKPP Berhentikan KPU Manggarai?

Floresa.co – Selama beberapa hari terakhir, di media sosial, ramai dibahas soal berita yang menyatakan bahwa Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) memberhentikan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Beberapa media online memang memberitakan hal itu, dengan mengutip siaran pers di situs DKPP berjudul “DKPP Berhentikan 19 Penyelenggara Pemilu.”

Dalam siaran pers yang diterbitkan pada 1 Maret 2016 itu, disebutkan bahwa DKPP sudah membaca putusan terhadap 25 kasus yang diadukan, di mana kemudian, mereka memberhentikan 19 penyelenggara Pemilu.

Pada siaran pers tesebut, tidak dijelaskan detail, siapa saja penyelenggara Pemilu yang diberhentikan. DKPP hanya menyebut 25 kasus yang putusannya dibacakan.

Oleh sejumlah media dan juga netizen di Facebook, kemudian disimpulkan bahwa, pihak KPU Manggarai disebut sebagai salah satu yang diberhentikan DKPP.

Namun, benarkah demikian? Ketika kabar tersebut dikonfirmasi Floresa.co kepada Fian Paju, kuasa hukum KPU Manggarai dalam perkara Perselisiahan Hasil Pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK), ia tegas menyatakan, informasi yang beredar itu, keliru besar.

Menurut Fian, dalam sidang pada 1 Maret itu, katanya, DKPP dalam putusannya justeru merehabilitasi nama baik KPU Manggarai

“Dalam putusan No. 47/DKPP-PKE-V/2016 tersebut DKPP menolak pokok pengaduan dari Pengadu untuk seluruhnya,” kata Fian.

PUBLIKASI TERKINI

Baca Juga

Wawancara Suster Virgula SSpS: “Percaya Sepenuhnya Kepada Tuhan”

Floresa.co - Nama Sr Virgula Schmitt SSpS (87) sangat akrab bagi...

Begini Cara Buat Kandang Babi Sederhana, Tapi Bebas Bau dan Lalat

Floresa.co - Sebagian besar keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT) memelihara babi....

Pastor John Prior: Vatikan Harus Buka Hasil Penyelidikan Kasus Moral Kaum Klerus

Floresa.co - Pastor John Mansford Prior SVD, dosen di Sekolah Tinggi...

“Anak-anak Kami Lapar,” Keluh Petani di Manggarai Barat yang Terancam Gagal Tanam Karena Bendungan Rusak

Bendungan Wae Cebong merupakan sumber air bagi irigasi untuk ratusan hektar sawah di area Persawahan Satar Walang, milik warga Desa Compong Longgo, desa yang berjarak 14 kilometer ke arah selatan dari Labuan Bajo.

Babi Makin Tambun, Dompet Anda pun Bertambah Tebal

Floresa.co - Selain kandang, aspek yang tak kalah penting ketika memelihara babi...

“Pak Jokowi, Bunuh Saja Kami,” Protes Warga Labuan Bajo yang Kembali Hadang Penggusuran Lahan oleh BPO-LBF

"Kami tidak sedang berdemontrasi, tetapi (sedang) pertahankan tanah kami," kata warga.

Warga dan BPO-LBF dalam Polemik Bowosie: Hidup Rentan di Moncong Negara

"Membaca kasus Racang Buka, kita dapat menarik benang merah antara dominasi negara neoliberal dan penghancuran ruang hidup warga. Maraknya investasi sektor privat menunjukkan bahwa negara tidak lagi menjadi wadah penjamin kesejahteraan, tetapi malah menjadi racun bagi hidup warganya."

Kami Cemas dan Takut Karena Proyek Ini Terus Dipaksakan, Kata Warga Wae Sano di Hadapan Bank Dunia

"Kami yakin bahwa Bank Dunia tidak ingin terlibat dalam proses pembangunan yang penuh dengan intimidasi dan potensi kekerasan,” demikian pernyataan warga.