Fabianus Apul, Anggota DPRD Manggarai

Ruteng, Floresa.co – Pembangunan jembatan Wae Ngencung, Watu Alo, Kecamatan Wae Ri,i diduga dikerjakan asal jadi. Jembatan ini baru saja dikerjakan, namun tampak sudah mulai retak dan rusak.

Fabianus Apul, Anggota DPRD Manggarai mengaku, beberapa waktu lalu warga setempat pernah mengadukan rendahnya mutu dalam pembangunan jembatan Wae Ngencung.

Ia menyampaikan hal kedatangan masyarakat seputar jembatan Wae Ngencung kepada sejumlah wartawan, Kamis (4/3/2016) di kantor DPRD Manggarai.

Anggota DPRD Dapil Rahong Utara- Wae Ri,i itu menerangkan, kedatangan warga ke kantor dewan beberapa waktu lalu diterima oleh dirinya dan rekannya Kasmir Jarung.

Dalam pengaduan warga menyampaikan mutu kerja proyek dengan sumber dana APBD II tahun 2015 itu kini sudah rusak, terutama bagian bawah jembatan yang sudah retak.

Diduga kuat campuran semen dan pasir tidak sesuai spesifikasi sehingga bangunan tersebut sudah pecah dan retak.

“Warga laporkan,proyek jembatan wae Ngencung sudah rusak. Ini mengindikasikan kontraktor kerja asal-asalan tanpa memperhatikan kualitas,” kata Fabi.

Ia menambahkan, bangunan bawah dari sebuah jembatan sangatlah vital. Karena itu, hendaknya pada titik ini campurannya harus kuat dan berkualitas.