Pastor John Djonga Pr berada di tengah-tengah masyarakat di Wamena, Papua, 2012. (Foto: Youtube.com)

Natalius Pigai, tokoh Papua, yang juga komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia juga menyatakan, tokoh agama hadir di atas semua golongan.

“Sangat disayangkan kalau polisi memeriksa Pastor John sebagai partisan yang mengaitkan kehadirannya dengan kelompok tertentu. Ini seharusnya dihindari,” katanya.

Ia menyatakan, apa yang dilakukan Pastor John pada dasarnya sama dengan apa yang diinginkan negara, yakni membantu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Apalagi, perjuangan Pastor John sudah terbukti akuntabilitasnya, termasuk saat ia menerima penghargaan HAM,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Papua, Paulus Waterpauw, pada pekan lalu menyatakan sejumlah pihak diinterogasi polisi karena ULMWP merupakan wadah kelompok yang berseberangan dengan pemerintah karena berupaya memisahkan Papua dari NKRI. Karena itu, jelasnya,  keberadaan mereka tidak diizinkan. (Sumber: Indonesia.ucanews.com/ARL/Floresa)